Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi Dan Bagian Kuda - Kuda Kayu Yang Harus Diketahui Pada Atap Bangunan

Sebelum kepembahasan tentang fungsi dari bagian kuda-kuda atap rumah yang terbuat dari bahan kayu, kita ketahui dulu definisi kuda-kuda kayu pada konstruksi atap bangunan rumah.
Fungsi dari Bagian Kuda - Kuda Kayu
Gambar by : 3dwarehouse.sketchup.com
Hi para sahabat larantukagypsum yang biasa berkunjung disini, tahukah bahwa dalam konstruksi atap bangunan terdapat kuda-kuda yang pengertiannya adalah sebuah bagian atap bangunan yang memiliki peran penting sebagai penahan bobot berat penutup atap sekaligus memberikan sebuah bentuk untuk atapnya.

Fungsi & Bagian kuda-kuda kayu

Apabila kita lihat dengan secara seksama, kuda-kuda merupakan penopang rangka atap bangunan yang dibuat dari beberapa batang balok kayu yang kemudian dibentuk menjadi seperti bentuk segitiga.

Padahal, apabila mau kita cermati dengan secara seksama pada struktur kuda - kuda atap terdapat juga bagian - bagian penting lain beserta fungsinya masing - masing yang juga harus ketahui.

Mengutip dari situs courtina bahwa bagian - bagian kuda - kuda tersebut terdiri dari beberapa sel atau komponen seperti :
  • Balok tarik
  • Balok pengunci
  • Kaki kuda
  • Balok penyokong
  • Balok gapit
  • serta Gording (tupaian).
Dan bagian dari kuda - kuda yang terdiri dari 6 bagian tersebut akan kita uraikan penjabarannya beserta dengan fungsinya masing - masing, sebagai berikut :
Images by : courtina
1. Balok Tarik

Pada bagian kuda-kuda kayu yang ke satu terdapat balok tarik namanya. Balok tarik ini memiliki fungsi sebagai penahan gaya horizontal yang diakibatkan oleh karena terdapatnya gaya yang bekerja pada kaki kuda - kuda.

Balok tarik ini sendiri adalah salah satu balok yang letaknya berada paling bawah kuda-kuda dengan ukuran biasanya sekitar 8 per 12 cm.

2. Balok Pengunci

Lalu pada bagian yang kedua dari kuda kuda atap terdapat balok pengunci. Balok ini memmpunyai fungsi sebagai penyambung sekaligus pemerkuat sambungan - sambungan yang dihasilkan oleh balok tarik.

Adapun balok pengunci ini biasanya memiliki ukuran panjang sekitar 8 hingga 12 cm, hampir samalah dengan ukuran balok tarik yang sudah diterangkan diatas.

3. Kaki Kuda-Kuda

Bagian berikutnya yang terdapat pada kuda kuda kayu yang harus juga diketahui sebelum atap bangunanny disusun yakni kaki kuda-kuda namanya.

Kaki kuda atap ini memiliki fungsi serta peran yaitu sebagai tumpuan balok gording serta penahan beban berat diatasnya.

Selain itu, dalam hal pembuatan kaki kuda atap ini harus didesain dengan batang yang miring yang dipakai buat menentukan sudut kemiringan atap.

Untuk ukuran kaki kuda ini sama seperti dengan balok tarik serta balok pengunci yakni berukuran antara 8 cm sampai 12 cm.

Sekedar diketahui saja kaki kuda-kuda ini biasa dikenal oleh para tukang bangunan dengan nama balok diagonal luar.

4. Balok Penyokong (Skor)

Selanjutnya lagi ada bagian kuda kuda namanya balok penyokong, dimana balok ini adalah sesuai dengan namanya yakni sebagai penyokong yang fungsinya untuk menyokong kaki kuda - kuda supaya tidak melengkung atau bergeser oleh karena beban yang diterima dari balok gording.

Apabila kaki kuda - kuda yang kita katakan tadi biasa dikenal atau di istilahkan dengan nama balok diagonal luar, maka untuk bagian balok penyokong yang ini diistilahkan sebagai balok diagonal tengah dengan ukurannya yakni sama dengan bagian kuda - kuda yang sudah diterangkan diatas yakni 8 cm sampai 12 cm.

5. Balok Gapit

Sesuai dengan namanya yaitu “gapit” yang dalam Bahasa jawa itu artinya adalah menjepit atau mengapit. Sehingga sudah barang tentu balok gapit ini fungsinya adalah sebagai penjepit rangka kuda - kuda supaya tidak melentur atau bergeser ke samping, mundur, serta ke belakang.

Jadi dapat dikatakan, balok gapit ini dipakai supaya ukuran kayu menjadi presisi atau sesuai dengan tempat serta ukurannya.

Perihal ukuran dari balok gapit ini agak sedikit berbeda alias ada penambahan ukurannya dengan balok - balok kayu sebelumnya, dimana balok gapit dibuat dengan ukuran tertentu yakni 2 cm × 6 cm hingga 12 cm.

6. Tupaian

Lanjut ke bagian kuda-kuda kayu yang terakhir yang perlu diketahui yakni terdapat tupaian pada kuda yang fungsinya adalah untuk perata kedudukan peletakan gording.
Sedangkan gording itu sendiri adalah sebuah balok melintang yang berada tepat di atas kuda-kuda kayu sebagai tempay tumpuan untuk peletakan batu atau usuk dengan ukuran yakni 8 cm / 12 cm pada tiap sisi bagian tengah.

Tupaian ini biasanya dibuat dari sebuah balok klos namanya dengan ukuran baloknya sama dengan balok - balok lainnya yakni sekitar 8/12 cm.

Demikian pembahasan tentang fungsi dari bagian kuda - kuda kayu yang bisa kita sampaikan buat para sahabat larantukagypsum khususnya yang sering berkunjung kesini.

Jadi kita ingatkan kembali sebelum sahabat memutuskan buat memasang rangka atap rumah bahan kayu, alangkah baiknya untuk memperhatikan lebih dulu bagian - bagiannya kuda kuda dan ukurannya. Jika tidak begitu, takutnya nanti salah atau bisa terbalik dalam hal pemasangannya.

Dan ketika salah pemasangan ini terjadi, maka struktur kuda - kuda kayu yang sesungguhnya sebagai penguat atap serta bangunan, malah menjadi tidak akan berfungsi dengan semestinya.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya juga apabila sahabat untuk mencari referensi lebih banyak informasi tentang cara pemasangan struktur kuda-kuda kayu untuk atap rumah.

Selain itu tentukan juga dalam memilah jenis kayu yang memiliki kualitas yang baik. Jadi jangan asal membeli kayu dan juga jangan tergoda dengan harga kayunya yang murah.

Selalu selaraskan antara kebutuhan membeli kayu dengan desain interior rumah yang hendak dirancang. Sekian dan terimakasih atas kunjungannya, semoga informasi ini dapat bermanfaat.