5 Tahapan Service CVT Motor Matic, Agar Performa Tetap Terjaga!

Service CVT Motor Matic

Jangan tunggu motor matic kesayangan sobat rusak, maka dari itu lakukanlah perawatan berkala! 5 tahapan service CVT berikut ini bisa menolong sobat di rumah dalam menjaga performanya motor agar tetap terjaga.

Countinous Variable Transmission (CVT) merupakan sistem transmisi otomatis yang memiliki peranan sangat penting, terhadap performa motor matic. CVT berfungsi meneruskan daya putaran yang dihasilkan oleh mesin menuju roda belakang motor.

CVT itu sendiri terdiri dari sejumlah komponen - komponen penting didalamnya yang harus di jaga kinerja dan kualitasnya, supaya performa motor matic tetap terjaga dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Dengan selalu melakukan pengecekan dan service berkala, akan menjaga CVT tetap prima dan awet untuk di gunakan dalam waktu yang lama! Yuk, simak 5 tahapan service CVT motor matic berikut ini.

5 Tahapan Service CVT Motor Matic

Tahapan service CVT pada motor matic ini, dapat juga di katakan sebagai langkah-langkah service motor automatic yang harus di lalui sebagai upaya menjaga performa motor matic tetap stabil dan terjaga, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Cek Kondisi Jalur Gerak Roller.

Bagian pertama yang harus dicek dari sistem transmisi otomatis CVT, yaitu : jalur bergerak roller atau yang biasa sering di sebut dengan istilah rumah roller.

Seiring berjalannya waktu pemakaian motor, rumah roller ini akan tergerus dan juga akan termakan usia! Kondisi semacam ini, tentunya bisa menjadi pemicu tarikan gas motor yang berat dan lambat atau efek tertahan pada saat pengendara menarik handle gas motor.

Kemudian selain itu, dengan terlalu sering memaksa motor matic mengangkut beban melebihi batas yang sudah di tentukan pabarikan motor juga bisa memperpendek usia rumah roller.

Agar performa motor matic tetap terjaga dan kembali prima, bersihkan terlebih dahulu jalur gerak roller sampai bersih sebersih-bersihnya! Selanjutnya, aplikasikan grease atau gemuk khusus sebagai pelumas untuk CVT. Pelumasan seperti ini, tentunya akan memperpanjang masa pakai rumah roller.

So kesimpulan tahapan service CVT motor matic yang pertama agar performa motor matic tetap terjaga, yakni : dengan mengecek kondisi jalur gerak roller serta melakukan pengecekan dan service rumah roller dengan secara berkala ketika motor sudah mencapai jarak tempuh 8.000 - 10.000 kilometer.

2. Cek Kualitas Roller.

Komponen kedua yang harus dicek dan dilakukan service, ialah roller! Rollernya itu sendiri merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada CVT ynag berfungsi untuk memberikan tekanan rumah roller, sehingga terjadi perubahan diameter pada v-belt.

Perubahan diamter pada van belt tersebut, akan membuat roda belakang motor berputar! Secara sederhannya, komponen ini berperan penting untuk mengatur perputaran mesin dari mode pelan ke mode cepat.

Ciri roller yang kondisinya masih tetap prima yakni memiliki bentuk bulat, agar bisa bergerak dengan secara baik dan sempurna! Selain itu, beban roller juga tidak terlalu berat dan juga tidak terlalu ringan.

Seiring pemakaian motor secara terus menerus, komponen roller ini tidak lagi berada atau dalam keadaan bentuk dan berat ideal yang seharusnya! Roller yang telah termakan usia biasanya akan mengalami perubahan bentuk, bahkan bisa sampai hancur tak berbentuk sebagaimana mestinya.

Kerusakan roller akan perubahan bentuk atau hancurnya bentuk roller bisa di ketahui melalui munculnya bunyi bising pada area bagian depan CVT (Countinous Variable Transmission).

Jadi langkah selanjutnya tahapan service CVT motor matic yang kedua ialah dengan mengganti roller yang sudah rusak tersebut dengan roller yang baru yang dapat di beli di bengkel resmi motor terdekat di kota sobat.

Selain itu, jangan lupa untuk mengaplikasikan grease atau gemuk sebagai pelumas pada komponen roller agar awet dan performa motor matic tetap terjaga.

Pengecekan dan service secara berkala terhadap roller harus sobat lakukan, setiap memasuki jarak tempuh motor sudah mencapai sekitar 8.000 s/d 10.000 kilometer.

3. Perhatikan, Apakah Damper Teflon Masih Berfungsi?

Komponen ketiga dalam tahapan service CVT motor matic yang harus di lakukan secara berkala, yaitu : memperhatikan damper telfon apakah masih berfungsi dengan baik?

Komponen roller yang terdapat pada dalaman VCT tersebut, memiliki jumlah tiga buah yang berperan penting dalam meredam getaran yang dihasilkan oleh rumah roller.

Damper telfon yang bermasalah akan terdeteksi dari bunyi "klok-klok", pada saat mesin motor matic berputar! Ketika jarak tempuh motor matic sudah mencapai angka 8.000 - 10.000 kilometer, sobat lakukan pengecekan komponen yang satu ini dengan secara teliti.

Karena fungsi damper telfon berkaitan erat dengan performa roller, sehingga di sarankan untuk mengganti dampler telfon bersamaan dengan penggantian roller.

4. Periksa Kelenturan V-Belt.

Tanpa v-belt atau van belt, motor matic tidak mungkin bisa di kendarai! Komponen V-belt ini, berfungsi meneruskan daya putaran pada mesin motor menuju roda belakang motor.

Jadi, tahapan yang keempat dalam menyervice motor matic agar performa tetap stabil dan terjaga setelah mengecek kondisi dampel telfon pada poin ketiga diatas, giliran V-Belt yang harus diperiksa.

Material V-Belt pada dalam CVT motor matic berupa tali rantai yang terbuat dari karet, sangat rentan mengalami keretakan akibat usia pemakaian! Panas yang di timbulkan akibat perputaran mesin secara terus menerus, pastinya akan berdampak langsung pada menurunnya elastisitas v-belt.

Jadi, setelah motor matic mencapai jarak tempuh 8.000 sampai dengan 10.000 kilometer, sobat periksa kembali kelenturan tali rantai karet (Van Belt) ini.

Jika v belt di temukan retak atau dalam kondisi yang tidak lagi elastis, maka segera lakukan pengganti rantai van belt tersebut yang artinya jangan di abaikan.

Pasalnya, rantai V-Belt yang retak bisa jadi akan mengalami putus secara mendadak di saat sobat mengendarai motor skutik kesayangannya, dimana kondisi semacam ini bisa memicu kecelakaan.

So, sobat ganti dengan V Belt yang baru bilamana terdapat retak lalu pastikan untuk melumasi van belt baru tersebut dengan menggunakan cairan khusus guna menjaga kelenturannya.

Teknik pelumasan pada V-belt harus sobat lakukan dengan secara berkala, agar rantai karet van belt bisa terawat. Sehingga performa motor skutik automatic kesayangan sobat bisa tetap terjaga.

5. Cek Ketebalan Kampas Ganda.

Kemudian, tahapan terakhir service CVT pada motor matic setelah memeriksa kelenturan V-Belt adalah berlanjut ke pengecekan ketebalan kampas ganda atau indikator kampas rem motor perlu diganti

Bunyi mendecit bising pada motor matic, menjadi sebuah pertanda bahwa kampas sudah tipis bahkan nyaris habis!

Selain bunyi mendesit bising yang sangat menggangu ini, kampas yang sudah tipis di tandai pula dengan kecepatan motor yang semakin berkurang meskipun handle gas motor skutik atau matic sudah ditarik hingga sampai batas maksimun.

Kampas ganda yang sudah terkikis habis, bisa mengotori area CVT yang dapat menggangu performa motor matic kesayangan yang terparkir di pekarangan rumah sobat.

Gantilah segera kampas yang sudah terkikis tersebut dengan kampas yang baru, lalu lakukan pengecekan dengan secara berkala saat motor mencapai jarak tempuh sekitar 8.000 sampai 10.000 kilometer.

Kesimpulan:

Jadi kesimpulannya, jangan tunggu motor matic kesayangan sobat rusak! Lakukan pengecekan dan perawatan berkala agar bisa awet dan terjaga performanya dan 5 Tahapan service CVT motor matic di atas, bisa menjadi rekomendasi untuk sobat di rumah.

Demikian pembahasan, tentang tips perawatan motor matic yang dapat kita bahas di kesempatan ini! Semoga artikel ini, bisa bermanfaat.

Sekian dan terimakasih buat sobat yang telah berkunjung serta kerelaan meluangkan waktunya, tuk menyimak ulasan ini. Semoga sahabat larantukagypsum.com semuanya di manapun berada, selalu dalam keadaan sehat walafiat setiap harinya.

Akhir kata, jangan lupa untuk menyimak artikel - artikel menarik lainnya terutama artikel seputar plafon gypsum yang bisa sobat temukan pada menu yang telah di sediakan di situs larantukagypsum.com ini.