Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Jenis Kayu Ini Wajib di Ketahui Tukang Furniture Pemula

Sejumlah kayu yang ada di Indonesia terdapat macam jenis yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sampai ada yang di ekspor ke berbagai mancanegara. Sehingga menjadi tak heran apabila kayu menjadi ladang untuk mencari nafkah bagi para tukang mebel (furniture), bahkan bagi sebagian masyarakat di indonesia.

jenis kayu di Indonesia

Jadi sangat bersyukur kita tinggal di Negara Indonesia yang tercinta ini. Oleh karena di setiap sisi alam selain eksotis, juga banyak menyajikan berbagai macam sumber daya yang di butuhkan oleh manusia.

Keberagaman flora dan fauna pun telah menjadi sebuah berkah yang tiada tara buat masyarakat di sekitarnya, sebagai mata pencaharian sehari - hari.

Lalu terdapat juga obat herbal serta buah-buahan yang dapat menghasilkan, bahkan negara kita pun mempunyai beragam macam jenis kayu dari berbagai tumbuh - tumbuhan yang ada di alam Indonesia.

Macam-macam kayu dari beragam tumbuhan ini, terdapat manfaat yang banyak yang bisa kita peroleh, seperti mulai dari membuat kerajinan tangan, mebel furnitur, bahkan sampai di jadikan bahan material konstruksi bangunan seperti kusen jendela dan pintu rumah.

Berikut di bawah ini, sudah kita rangkum sejumlah jenis kayu yang ada di Indonesia yang wajib di ketahui, buat Anda sebagai tukang mebel pemula yang baru memulai usaha, yang kita lansir dari berbagai macam sumber.

7 Jenis Kayu di Indonesia

1. Kayu Cendana

1. Kayu Cendana

Jenis kayu yang pertama ialah kayu cendana. Pasti terlintas di pikiran kita semua ketika mendengar nama kayu ini, aromanya Wangi ?? Yup, wangi inilah yang biasa di bayangkan oleh sebagian orang ketika mendengar nama cendana.

Jenis kayu ini termasuk sangat sulit dalam untuk di budidaya, oleh karena membutuhkan waktu yang sangat lama agar bisa di panen untuk di gunakan.

Akan tetapi, di balik kesulitannya inilah kayu cendana malah banyak di minati oleh masyarakat di Indonesia. Penyebabnya, mungkin kayu yang biasa dipakai sebagai bahan baku dupa ini, mempunyai nilai jual yang sangat tinggi alias harganya mahal.

Kayu cendana di nilai kuat dan kokoh, sehingga sangat baik dan cocok untuk di gunakan sebagai bahan material pembuatan furnitur serta kerajinan tangan.

Dan biasanya, produk kayu cendana ini akan di biarkan polos supaya wewangingan yang tercium dari kayu ini bisa terus dinikmati.

2. Jenis Kayu Jati

2. Kayu Jati

Kayu yang kedua yakni jenis kayu jati, dimana kayu ini rasanya sudah terdengar begitu familiar di setiap telinga masyarakat di Indonesia. Dan kayu jati ini pun dapat dengan mudah di temukan di sejumlah daerah misalnya di pulau Jawa.

Jenis kayu ini memiliki ciri berwarna cokelat dengan serat unik yang terdapat pada permukaan kayunya.

Kayu jati yang sudah dikenal oleh masyarakat banyak ini terkenal akan kekuatannya yang dapat bertahan lama.

Selain itu, kayu ini pun dikenal tahan terhadap rayap yang menyerang karena terdapat unsur minyak didalam kayunya dan terdapat pula pori-pori kecil pada permukaannya.

Walaupun kayu jati ini dikatakan kuat, namun jenis kayu ini sangat mudah sekali dipotongnya dan sangat gampang difinishing hingga halus.

Sehingga kayu ini sering kali digunakan oleh banyak orang di Indonesia khususnya tukang mebel dan furniture sebagai bahan material pembuatan ukiran untuk kursi, lemari, meja makan, dan lain sebagainya.

3. Kayu Mahoni

3. Kayu Mahoni

Jenis kayu selanjutnya yaitu kayu mahoni. Kayu mahoni dikenal karena kemudahannya untuk diolah menjadi bentuk apapun jika disandingkan dengan kayu jati atau kayu lainnya, karena kayu mahoni dagingnya lebih lunak serta mudah untuk diukirnya.

Perihal dalam pemotongannya pun, kayu mahoni bisa di gergaji dari segala arah. Selain itu saat di paku, di potong, hingga di bengkokan, namun kayu ini tidak akan mudah retak.

Kayu mahoni ini mempunyai pori - pori kecil berwarna merah pada bagian dalam kayunya, dan biasa tumbuh subur di daerah yang memiliki iklim tropis.

Pohon mahoni ini juga, di nilai mempunyai kemampuan dapat mengurangi polusi udara serta bisa di jadikan sebagai peneduh cahaya matahari, oleh karena daunnya yang rindang serta lebat.

4. Kayu Merbau

4. Kayu Merbau

Jenis kayu yang selanjutnya, yaitu kayu merbau. Kayu merbau termasuk ke dalam kayu keras, yang asal usulnya dari daerah Papua serta daerah Maluku.

Kayu merbau ini mempunyai ciri-ciri warnanya, yakni berwarna merah coklat atau cokelat abu gelap dengan motif serat (urat) yang rata-rata semuanya hampir lurus.

Walaupun kayu terbilang keras, akan tetapi dalam hal pemotongannya sangatlah mudah! Sehingga, kayu merbau ini biasa di gunakan sebagai kontruksi jembatan, parket lantai, bahkan hingga tiang bangunan sekalipun.

Ada juga buah tengkawang yang berasal dari sejumlah jenis meranti pun biasa di pakai sebagai bahan - bahan untuk pembuatan kosmetik.

5. Kayu Sonokeling

5. Kayu Sonokeling

Lalu jenis kayu yang berikutnya lagi terdapat kayu sonokeling. Pohon kayu sonokeling dapat di temui di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah Tengah, dengan ciri-ciri warna kayunya adalah warna cokelat agak gelap disertai corak yang indah.

Kayu sonokeling ini terkenal akan kerasnya. Sama dengan kayu jati, kayu sonokeling pun mempunyai minyak kayu di dalamnya.

Sehingga, kayu sonokeling ini dapat tahan terhadap serangan rayap serta jamur - jamur yang biasa membusuk pada permukaan kayu.

Pohon sonokeling ketika sudah di potong-potong menjadi kayu, maka kayu tersebut bisa di olah menjadi berbagai macam produk, misalnya produk alat musik, berbagai macam furniture, hingga sampai produk peralatan olahraga.

6. Kayu Jenis Meranti

6. Kayu Meranti

Kayu yang keenam, yaitu kayu jenis meranti. Kayu ini dapat di temukan di berbagai macam daerah di Indonesia terutama Kalimantan merupakan tempat bertumbuh paling baik buat kayu ini. Kayu meranti, biasanya dapat di ketahui warnanya, yakni warna cokelat kemerahan tanpa serat (urat).

Kayu meranti pun, seringkali di gunakan sebagai bahan untuk membuat mebel dan furnitur. Selain itu, kayu meranti pun dapat di olah menjadi sebuah pulp sebagai bahan dasar kertas.

7. Kayu Ulin

7. Kayu Ulin

Jenis kayu lainnya yang ada di Indonesia yang ketujuh, yaitu kayu ulin. Kayu ini terbilang kayu keras, dengan bobot yang lumayan berat.

Selain itu, kayu yang asal mulanya dari kalimantan dan sumatra ini pun, tahan terhadap rayap serta tahan pada perubahan suhu.

Kayu ulin selain bisa di gunakan untuk bahan konstruksi, juga biasa dimanfaatkan oleh para penduduk lokal sebagai bahan material untuk membuat kerajinan tangan.

Selain itu, manfaat yang paling terkenal dengan jenis kayu ini, yaitu merupakan salah satu bahan material untuk membuat kapal laut.

Bonus : Kayu Kelapa

8. Kayu Kelapa

Jenis kayu yang berikutnya, yaitu kayu kelapa. Pohon kelapa terkenal dengan manfaat yang sangat banyak dan hampir di setiap sisi pohonnya dapat diambil, termasuk juga dengan kayu pohonnya.

Kayu kelapa ini terbilang kuat juga, sehingga selain di pakai membuat furnitur dan kerajinan tangan juga seringkali di gunakan sebagai tiang konstruksi bangunan.

Itulah artikel tentang jenis kayu yang ada di Indonesia yang dapat kita sampaikan dan penting untuk diketahui buat para tukang mebel atau tukang furnitere pemula seperti kita. Semoga bermanfaat..!!