Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Kenali Cara Kerja Reksa Dana serta Kontra dan Pro nya

Cara kerja reksa dana, di mana reksa dana merupakan salah satu produk investasi yang memungkinkan para investor bisa memulai dengan alokasi dana dalam jumlah yang sedikit.

Cara Kerja Reksa Dana

Namun, untuk mengoptimalkan investasi yang sobat lakukan, ada baiknya jika sobat memahami terlebih dulu cara kerja beserta kelebihan dan kekurangannya! Artikel ini akan merangkumnya untuk sobat.

Apa Itu Reksa Dana?

Instrumen investasi yang satu ini merupakan sebuah produk investasi yang di gunakan untuk menampung dana msayarakat untuk bisa di kelola sebagai investasi yang berorientasi keuntungan.

Investasi tersebut akan di jalankan oleh manajer investasi ke dalam portofolo investasi, sesuai kehendak atau apa yang di inginkan dari investor.

Portofolio investasi sering juga di sebut dengan portofolio efek. Di sini, portofolio ini akan di jabarkan dalam bentuk kumpulan surat berharga seperti deposito, saham maupun obligasi, ataupun surat berharga sejenis.

Secara garis besar, investasi reksa dana adalah jenis investasi dengan modal kecil, yang akan di kumpulkan pada sebuah wadah atau tempat untuk nanti kemudian akan di gelontorkan dalam akumulai dari investor lain.

Selanjutnya, penggelontoran dana akan di perhitungkan dan di lakukan oleh manajer investasi yang sudah sobat percayai untuk mengolah dana tersebut pada perusahaan yang tepat.

Instrumen investasi ini memiliki bentuk hukum berupa perseroan maupun kontrak investasi kolektif. Jadi, investasi ini juga masih bisa masuk dalam kategori reksadana tertutup dan terbuka.

Cara Kerja Investasi Reksa Dana

Seperti yang sudah di singgung sebelumnya, investasi ini memiliki cara kerja yang cukup simpel. Di sini, investor akan mempercayakan sejumlah uang untuk di himpun dan di olah oleh manajer investasi.

Investasi di lakukan ke dalam perusahaan yang di sarankan dan sudah sobat pilih sesuai karakter investor, kemampuan mengambil risiko, dan dana yang di miliki.

Walaupun manajer investasi di berikan kepercayaan untuk mengolah dana yang sobat percayakan, dana yang akan di olah atau di investasikan pada sebuah perusahaan nanti, itu merupakan persetujuan atau permintaan dari investor.

Jadi, bisa di bilang tugas manajer investasi adalah memberikan saran terbaik untuk pengolahan dana investasi sesuai kondisi investor.

Dana dari sekumpulan investor yang memiliki tujuan yang sama, akan di kelompokkan dan di setorkan pada sebuah perusahaan sebagai suntikan dana investasi.

Namun, pekerjaan manajer investasi tidak berhenti sampai di sana. Pasalnya, pada dasarnya, manajer invesatasi harus melakukan pemantauan secara berkala pada dana yang telah di percayakan kepadanya.

Jadi, manajer investasi berkewajiban memberi update dan berita terkini dari penggunaan dana dan hasil pemantauan portofolio yang di investasikan.

Kelebihan dan Kekurangan

Sebagai dana yang di percayakan pada orang lain, investasi selalu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Nah, berikut ini kelebihan dan kekurangan investasi reksa dana:

1. Kelebihan

Secara garis besar, investasi memberikan kemudahan dalam berinvestasi. Karena pada dasarnya, yang melakukan investasi adalah manajer investasi, tetapi melalui dana dan kepercayaan dari investor.

Secara jelas, manajer investasi akan mengurangi beban sobat jika di bandingkan investasi mandiri.

Selain itu, investasi sobat bisa di mulai dengan modal kecil dan tempo yang lebih singkat. Dengan begitu, perputaran uang akan lebih terasa.

Terlebih lagi, sobat tidak di kenai biaya pajak; lebih tepatnya, pajak sudah dipisahkan sehingga yang sobat dapatkan adalah hasil investasi murni.

Investasi ini memiliki tingkat likuiditas lebih baik. Pasalnya, investasi ini bisa di arahkan pada entitas yang memiliki nilai tinggi. Dengan begitu, transaksi jual beli bisa di lakukan dengan lebih mudah.

2. Kekurangan

Investasi ini memiliki sisi negatif karena investasi ini sangat rawan akan inflasi yang bisa terjadi di tengah jalan.

Pada beberapa kasus, reksa dana bahkan bisa membuat investor merugi, terutama bagi investor yang sembarangan menggelontorkan dana pada perusahaan yang tidak jelas.

Terlebih lagi dengan angka yang relatif kecil, keuntungan dari investasi ini juga bisa jadi korban pemotongan biaya.

Padahal, hasil yang di terima cukup bervariasi. Belum lagi jika perusahaan yang di beri suntikan dana harus bubar karena kebijakan OJK atas dasar pelanggaran undang-undang. Akibatnya, investor bisa kehilangan semua yang di investasikan.

Itulah informasi mengenai cara kerja reksa dana serta pro dan kontranya. Semoga dari artikel di atas, sobat bisa mendapat pelajaran lebih untuk bekal terjun ke dunia investasi.