Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Kegunaan Pipa Besi Baja di Bidang Industri Migas (Minyak dan Gas) Dunia.

Kebutuhan akan kegunaan pipa besi baja belakangan ini semakin berkembang dan meningkat, seiring munculnya tantangan baru dalam indsustri energi, khususnya dalam bidang industri gas dan minyak (gasmin).
kegunaan pipa besi dan baja
Kilang migas itu sendiri disaat sekarang ini pun sudah semakin dalam sedalam-dalamnya, dan bahkan hingga kondisi jalurnya pun kian bertambah sulit saja ! Entah itu jalur pada perairan lepas maupun jalur tol laut.

Selain itu lokasinya pun menjadi semakin jauh sejauh-jauhnya dari pemukiman penduduk, dimana penduduk itu sendiri adalah sebagai konsumen akhir dari adanya industri gas dan minyak.

Oleh karena itu dibanyak negara lain dan bahkan di negeri Indonesia sendiri, perananan industri migas (minyak dan gas) sangatlah penting keberadaanya di dunia ini.

Kegunaan Pipa Besi Baja

Namanya juga pipa besi baja yang berarti pipa ini terbuat dari bahan besi yang dikombinasikan dengan bahan lain, misalnya : mangan (Mn) dan Karbon (C).

Pipa dengan kombinasi bahannya dari besi, mangan, dan karbon ini adalah pipa besi yang biasa digunakan atau dipakai oleh perusahaan industri minyak dan gas di dunia.

Adapun kegunaan pipa besi baja bagi industri energi lebih khususnya lagi untuk perusahaan industri minyak dan gas di dunia adalah sebagai berikut :

1. OCTG (Oil Country Tubular Goods)

Dalam bidang industri pertambangan minyak dan gas, oil country tubular goods itu sendiri adalah merupakan serangkaian alat atau barang yang terdiri dari :
  • tubing,
  • casing,
  • dan pipa bor (dril).
Jadi biasanya ketika sesudah dilakukan pengeboran, minyak langsung disedot dari bawah tanah dengan menggunakan pipa bor (dril), tubing, beserta dengan casingnya hingga muncul diatas hingga akhirnya dimasukan ke kilang minyak.

2. Sebagai Tranfortasi Migas

Setelah minyak dan gas berada dikilang minyak yang masih dalam keadaan mentah, minyak dan gas ini kemudian akan diambil kembali untuk dibawa ke lokasi pengolahan minyak dan gas mentah.

Lokasi pengolahan minyak itu sendiri bisa jadi sangat nun jauh disana, jauh jaraknya dari tempaty kilang minyak dan gas. Apalagi pada waktu pengeboran minyak dan gas mentahnya itu lebih jauh lagi, bahkan mungkin medannya lebih menanantang yang artinya lpokasi pengeboran sangat sulit ditempuh.

Jenis pipa yang digunakan dalam tranfortasi minyak dan gas yang masih mentah, biasanya dengan menggunakan pipa tubular yang terbuat dari baja.

Pipa dari bahan baja tersebut dibuat dengan sedemikian rupa dan sedetail mungkin, agar bisa sangat kuat dan kokoh dalam mendistribusikan minyak dan gas mentah. Sehingga semuanya bisa aman dan terkendali, dan tidak ada kejadian yang tidak dinginkan.

3. Migas Distribution

Sesudah minyak dan gas melakukan proses pengolahan dan bukan minyak dan gas mentah lagi ! Itu nanti akan langsung didistribusikan ke lokasi pengemasan terakhir yakni dealer SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).

Dalam proses pendistribusian ke SPBU ini pipa tubular akan digunakan kembali untuk memindahkan minya dan gas yang sudah jadi atau bukan mentah ke dalam kilang yang ada di SPBU.

Itulah uraian singkat tentang kegunaan pipa besi dan baja di industri Minyak dan Gas (migas), yang dapat kita sampaikan ! Walaupun tidak bermanfaat bagi orang lain, setidaknya manfaat buat saya sebagai admin dalam melancarakan 10 jari untuk mengetik.

Sekian dan terimakasih sudah berkunjung dan Semoga bermanfaat.