Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Perkembangan Pipa Minyak dan Gas (MiGas) Dunia, dari Tahun 1859 - 2009 !

Pentingnya pipa besi baja dalam insdustri energi khususnya minyak dan gas (migas) dunia, maka peningkatan kualitasnya pun terus ikut ditingkatkan dari era satu ke era yang lainnya.
Sejarah Perkembangan Pipa Minyak dan Gas (MiGas) Dunia, dari Tahun 1859 - 2009 !
Mulai dari ketebalan pipa besi baja, ukuran, hingga kekuatan dalam menahan panas dan tekanan pada pipanya pun turut serta dipilih dan disortir berdasarkan situasi dan kondisi yang tengah terjadi disetiap rutinitas di perindustrian miga (minyak dan gas).

Lalu dari segi medan atau lokasi yang semakin sulit, turut dipertimbangkan pula dalam pemilihan pipa besi baja yang lebih berkualitas lagi, misalnya : dengan kekuatan pipa baja besi lebih tinggi yang mencapai 55-ksi !

Sejarah Perkembangan Pipa Migas

Peningkatan kualitas pipa dalam industri migas ini, tentunya bukan datang dengan secara tiba-tiba! Melainkan terdapat sejarah perkembangan pipa minyak dan gas yang panjang, yang dapat sobat simak uraiannya berikut ini :

1. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1859

Pada tahun 1859 di negara Amerika Serikat untuk pertama kalinya teknologi pengeboran minyak dan gas ini, diperkenalkan!

Namun pipa yang dipakai pada saat itu masih menggunakan pipa besi, mungkin tujuannya adalah bukan hanya untuk dijadikan sebagai tempat tranportasinya minyak!

Melainkan juga untuk mencegah tanah dan batu-batu disekitar supaya tidak masuk kedalam lubang pengeboran.

2. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1908

Pada tahun ini yakni tahun 1908 perkembangan pipa besi baja untuk minyak dan gas, sudah agak ada sedikit kemajuan!

Misalnya saja, pipa mulai dipakai untuk membawa minyak dan gas dengan jarak yang lumayan cukup jauh.

Jarak terjauh pada waktu itu terdapat di Negara Plestina, dengan panjang pipa yaitu sekitar 210 kilometer ! Woow amazing, sungguh sangat panjang ya sob untuk ukuran sebuah pipa.

Jadi pipa panjang untuk migas tersebut, membentang melintasi gurun dan pegunungan hanya untuk mengalirkan minyak mentah menunju ke lokasi pengolahan di Teluk Persia.

3. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1910

Sekitar tahun 1910 di Negara Amerika Serikat pipa migas sudah mulai berganti ukuran dengan yang panjang-panjang untuk melakukan pengeboran minyak dan gas dilautan.

Selain itu, pipa-pipa panjang tersebut dipakai juga untuk membawa hasil minyak dan gas yang masih mentah dari lautan ke daratan.

Sehingga diwaktu itu juga, pernah popular yang namanya peristiwa tranportasi minyak dan gas (migas) dengan jarak pipa terjauh pertama kalinya di Negara Amerika Serikat.

4. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1994

Lalu pada tahun 1994 bertepatan dengan perang dunia ke 4 waktu itu, perkembangan pipa minyak dan gas pun berlanjut ke tahap pembuatan jalur pendistribusian dibawah lautan dengan menggunakan pipa baja.

Langkah ini diambil waktu itu entah siapa nama seorang insiatornya, yang pasti karena tank minyak tradisional dianggap sangat lambat !

Selain itu juga mudah sekali diserang lawan seperti halnhya bajak laut, sehingga dibuatlah jalur pendistribusian minyak dan gas dibawah lautan tersebut dengan menggunakan pipa baja.

5. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1967

Berikutnya, perkembangan pipa migas ditahun 1967 ditandai dengan dibangunnya jaringan gas alam transisional yang dimulai di Benua Eropa.

Lebih tepatnya lagi, gas diambil di Groningen dan dari beberapa tempat pertambangan kecil yang ada di Ukraina ! lalu kemudian dari dua tempat tersebut, gas alam kembali didistribusikan ke negara-negara wilayah eropa lainnya.

Memasuki sekitar tahun 1970, perkembangan jaringan gas alam melebar ke wilayah Uni Soviet lebih tepatnya di teluk Trans Siberia, dimana wilayah ini memiliki tempat atau area yang sangat luas dengan suhu yang dingin dan jalur yang sulit dilalui.

6. Perkembangan Pipa Migas Tahun 1980

Perkembangan pipa minyak dan gas ditahun 1980 ini adalah merupakan momen atau saat dimulainya pertambangan minyak dan migas (migas) dunia dengan kelengakapan peralatan yang lengkap dan canggih.

Teknologi pertambangan bawah laut yang dipelopori oleh Benua Eropa ditahun 1967 diatas kini telah berkembang, dimana pipa besi baja masih tetap menjadi bagian terpenting dalam industri energi khususnya industri minyak dan gas (migas) di dunia.

7. Perkembangan Pipa Migas Tahun 2009

Lalu perkembangan terakhir pipa migas yakni ditahun 2009 terdapat perubahan, dimana minyak yang tadinya tidak dapat disedot oleh karena terdapatnya batuan kokoh dan keras dibawah tanah, kini ditahun 2009 sudah mulai bisa diambil.

Jadi pada waktu tahun 2009 itu, ditemukan cara untuk melubangi batu kokoh dan keras yakni dengan menggunakan teknik pengeboran vertikal dengan dibarengi teknologi fraktur hidroli.

Dan pipa yang dipakai pada teknologi fraktur hidrolik ini memang harus panjang dan juga sangat kuat melebihi kuatnya batu keras yang kokoh.

Melihat dari sejarah perkembangan pipa minyak dan gas duni dari tahun 1859 hingga tahun 2009 terlihat jelas bahwan keberadaan pipa ini sangat penting sekali, bahkan hingga saat ini pipa besi baja untuk minyak dan gas masih tetap digunakan.

Itulah ulasan tentang sejarah perkembangan pipa migas dunia yang dapat kita sampaikan ! Meskipun dirasa tidak penting untuk mengulas informasi seperti ini, namun bagi saya admin sangat membantu sekali dalam melatih 10 jari untuk mengetik dilaptop, agar jari semakin tambah lincah dan lancar.

Sekian dan terimakasih atas kunjungannnya dan semoga bermanfaat.