Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bedanya Granit Dan Keramik Untuk Lantai Rumah Tinggal

Perbedaan Granit dan Keramik Lantai | Bahan Material Granit lantai di saat sekarang ini telah menjadi pilihan paling terbaik serta efisien guna memperindah tampilan interior rumah selain dari pada keramik ketika Anda memiliki anggaran lebih dan begitu juga sebaliknya ketika budget terbatas maka keramik menjadi alternatif pilihan kedua.

Perbedaan Granit Dan Keramik Untuk Lantai Rumah

Jadi memang ada perbedaan antara granit dan keramik mau itu dari segi motif, segi harga, ukuran, dan lain - lain yang akan kita uraiakan pada kesempatan pembuatan artikel kali ini. So jika penasaran terus simak artikel ini hingga selesai.

Sudah semua orang tahu bahwa granit dan keramik ini adalah merupakan salah satu bahan material untuk pembuatan lantai rumah dengan kesan klasik, minimalis modern, hingga kesan mewah. Itu semua tergantung dari motif serta corak yang di pilih.

Karena begitu banyak pilihan yang tersedia seperti warna, motif, ukuran mau itu pada granit serta keramik. Salah satunya motif polos putih, motif bintik bintikm dan lain sebagainya. 

Dan setiap motif yang terdapat pada granit serta motif yang terdapat pada keramik juga berbeda - beda, namun tetap satu tujuan yaitu untuk mempercantik lantai interior rumah. 

Kedua bahan meterial ini yakni granit dan keramik masing - masing memiliki karakteristik yang tahan lama, kokoh, serta berkelas dengan pilihan caorak serta tekstur dan yang lumayan banyak.

Maka oleh karena itu, pada kesempatan pembuatan artikel kali ini larantukagypsum.com akan mencoba membahas mengenai perbedaan antara granit dan keramik.

Beda Granit dan Keramik

Pada dasarnya dalam melihat perbedaan antara granit dan keramik itu Anda harus mengetahui terlebih dahulu karakteristiknya seperti: 

  • Cara pembuatan antara granit dan keramik
  • Penampilan fisik granit serta keramik. 
Jika anda sudah mengetahui dua karakteristik di atas, maka bisa di pastikan Anda sudah dapat membedakan mana granit dan mana keramik. Selain itu anda di haruskan mengetahui kelebihan serta kekurangan masing-masing dari ke dua jenis bahan material untuk pembuatan lantai rumah tersebut.

Agar lebih jelas melihat perbedaan granit dan keramik, berikut di bawah ini adalah penjelasannya :

#Perbedaan di Lihat dari Penampilan Fisik

Anda bisa membandingkan bedanya antara granit dan keramik adalah dengan cara melihat tampilan motif warna dan sifat-sifat serta yang lainnya pada fisik ke dua bahan material pembuatan lantai tersebut.

1. Kecerahan Warna

Yang pertama anda bisa melihat pada kecerahan warnanya di antara kedua material tersebut yakni granit dan keramik.

Jika  diperhatikan itu maka ada sedikit perbedaan antara granit dan keramik, dimana granit memiliki tingkat kecerahan warna yang lebih tinggi walaupun kecerahan warna tersebut beraneka ragam dan bahkan bisa hampir menyamai antari satu dengan yang lainnya. 

Sekedar dketahui, tingkat kecerahan warna tersebut menandakan adanya daya serap air pada pori-pori yang dimiliki oleh ke dua material tersebut.

Katakanlah keramik dengan warna kecerahan yang hampir mirip dengan warna kecerahan granit, tapi pada keramik memilik tingkat serap air yang lebih besar ketimbang pada granit yang mempunyai tingkat serap air yang lebih sedikit. 

Perihal ini disebabkan granit mempunyai kepadatan yang agak lebih tinggi serta pori-pori yang lebih kecil di bandingkan dengan keramik.

2. Window Frame

Selain itu Anda pun bisa lihat beda antara granit dan keramik dari window framenya. Apa itu Window Frame ?

Window Frame adalah sebuah tanda yang memiliki garis warna putih, namun tidak ditutup dengan sesuatu bahan pewarna pada bagian pinggir - pinggirnya. Tanda ini muncul oleh karena proses pada waktu pembuatannya dengan cara yang berbeda.

Contoh pada keramik misalnya garis putih atau tanda tersebut terlihat seperti menimpa serta agak bergelombang, sedangkan garis putih atau tanda pada granit lebih terlihat presisi dan rata.

3. Kerataan Permukaan

Selanjutnya bedanya granit dan keramik yakni pada kerataan permukaan ke dua bahan material tersebut dimana keramik itu sesungguhnya tidak betul - betul mempunya permukaan yang rata, sedangkan granit betul - betul memiliki permukaan yang rata.

Permukaan pada du bahan material ini bisa terlihat jika Anda betul - betul memperhatikannya dengan dengan secara teliti, maka akan terlihat sedikit agak bergelombang pada permukaan keramik yang diakibatkan dari lapisan glaze yang tak bisa menyebar dengan secara merata pada waktu pembuataanya.

Lain halnya dengan granit dimana ketika proses pelapisan glazenya itu di lakukan dengan cara dipress hingga sampai tingkat kepadatan serta tingkat kecerahan yang betul - betul maksimal.

4. Material Pembentuk

Perbedaan lain yang bisa dilihat berikutnya adalah dari Jenis Material Pembentuknya seperti apakah bahan material pembentuknya dengan menggunakan : 

  • bahan dasar tanah lempung 
  • bahan dasar tanah silikat.
  • ataukah dari bahan dasar batuan alam bersifat intrusif, felsik, dan ignies.
Nah jika dilihat pada jenis material pembetuknya seperti di atas misal dari tanah lempun atau mungki dari tanah silikat, maka bisa di pastikan itu adalah keramik.

Sebaliknya granit bahan dasarnya dari batuan alam yang memiliki sifat intrusif, felsik dan igneus, yang didapat secara di tambang serta dibentuknya melalui proses pembakaran suhu tertinggi serta penekanan yang maksimun hingga sampai terbentuk sejumlah lembaran-lembaran granit.

#Perbedaan di Lihat Dari Cara Pembuatan

Bedanya antara Granit dan Keramik bisa dilihat juga dari sisi bagaimana cara pembuatannya atau seperti apa cara membuat granit dan keramik, dan bla bla bla.

Jadi diperbedaan kali ini, selain bisa mengetahui apa bedanya granit dan keramik Anda juga bisa mengetahui bagaimana cara pembuatannya.

1. Cara Membuat Keramik

  • siapkan bahan dasar seperti : tanah liat atau bisa juga tanah silikat
  • bentuk tanah tersebut dengan ukuran yang sesuai
  • lalu bakar dengan suhu tinggi.
  • jika preses pembakaran selesai lanjut lapisi permukaan atas dengan menggunakan bahan pengkilap (glaze).
  • Selanjutnya pembuatan motif  pada permukaan yang sudah dilapisi glaze
  • Jika sudah ulangi proses pembakaran keramik sekali lagi hingga betul - betul matang. 
Adapun alasan kenapa proses pembakaran dilakukan hingga sampai 2 kali dan alasannya adalah supaya bisa meningkatkan kekerasan serta kekuatan pada keramik tersebut.

Namun terkadang ada motif tertentu atau sejumlah motif khusus keramik yang mengharuskan penambahan aksesoris pada keramik agar bisa terlihat nilai estetikanya., maka proses pembakaran bisa dilakukan hingga sampai 3 kali. Supaya tambahan motif tersebut bisa menempel dengan sempurna pada permukaan keramik.

Bahkan lagi, proses pembakaran bisa sampai 4 hingga 5 kali tergantung dari motif keramik yang lebih khusus lagi, terutama untuk keramik dengan kategori jenis premium. 

Jadi kesimpulannya adalah semakin banyak tahap preses pembakaran, maka hasil keramiknya semakin ok dan mantap, namun harganya juga akan semakin mahal karena semakin terlihat indah.

2. Cara Membuat Granit

Sementara proses pembuatan granit dimana bahan dasarnya adalah dari batu alami yang terbuat secara alamiah dari hasil kontradiksi magma yang sudah begitu dingin dan sampai terbentuk batu di bawah tekanan alam yang ekstrim selama bertahun - tahun lamanya.

Jadi Granit adalah salah satu jenis batu - batuan yang didapat dari hasil tambang di alam liar tertentu serta terdapatnya tekstur atau corak yang keras serta kuat pada batuan tersebut. 

Sehingga dengan tekstur yang kuat serta keras itulah para pelaksana konstruksi bangunan sering memutuskan pilihan pada granit untuk menunjang pekerjaan proyeknya terutama pekerjaan untuk lapisan lantai pada sebuah bangunan.

Kuat dan kerasnya granit bisa di lihat pada kepadatannya itu bisa mencapai kira - kira 2,75 gr/cm³. Selain itu juga mempunyai sifat kedap air yang rendah, terus terkesan kaku (rigid), lalu non-higroskopis dan mempunyai ekoefisien ekspansi termal yang cukup lumayan rendah.

Menurut penemuan sejarah sih, granit ini bisa dibilang salah satu jenis bahan material bangunan yang sudah tua atau bahkan mungkin tertua yang sudah ditemukan dulu oleh peradapan manusia di muka bumi ini, karena granit sudah dipakai untuk lantai dari sejak ratusan tahun yang lalu.

#Perbedaan Di Lihat Dari Harga

Granit dan Keramik bisa di temukan di pasaran di Indenesia atau yang lebih simple bisa di temukan di toko material bangunan di kota Anda dengan beragam macam harga yang di tawarkan tergantung dari motif, corak, serta ukuran dari granit serta keramik yang akan anda pilih.

Jadi Harga bisa di ketahui mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah dan yang bisa menyesuaikan dengan budget atau anggaran yang Anda miliki. Dan tentunya harga - harga yang ditawarkan memiliki kualitas serta kuantitas tersendiri.

Dan berikut di bawah inilah sejumlah daftar harga granit dan keramik yang ada dipasaran di Indonesia dengan berbagai macam motif serta merknya.

1. Harga Keramik Per Dus

Pada umumnya harga keramik biasa ditentukan oleh sejumlah faktor seperti : merk dan ukuran. Jadi Semakin merknya terkenal serta ukuran nya besar, maka semakin mahal pula harganya.

Dan berikut di bawah ini adalah contoh harga keramik yang ditawarkan di pasaran di Indonesia :

Ukuran Keramik Harga Per Dos (Rp)
25×30
45.000
25×40
65.000
25×50
75.000
25×25
53.500
30×30
52.000
40×40
62.000
50×50
95.000
60×60
112.000

2. Harga Granit Per Dus

Granit biasanya mempunyai ukuran yang lebih agak lebih besar ketimbang ukuran keramik. Selain itu granit tidak mempunyai banyak motif selain memiliki motif dari batu yang sudah alami yang menjadikan batu alami itulah salah satu karakter utama dari lantai granit.

Harga granit yang berlaku di pasaran di Indonesia bisa di lihat pada tabel di bawah ini : 

Ukuran Granit Harga Per Dos (Rp)
30 × 60
185.000
40 × 40
165.000
60 × 60
209.000
80 × 80
365.000
60 × 120
468.000

Bisa terlihat kan, perbedaan granit dan keramik dari segi harga pada tabel harga di atas. Jika memiliki dana atau anggaran yang lebih ketika anda membangun rumah, maka saran kita lebih menggunakan granit saja untuk lantai rumahnya.

Itulah bahasan kita pada pembuatan artikel kali ini seputar perbedaan granit dan keramik yang bisa anda lihat bedanya seperti yang telah di uraikan di atas.

Apakah ini bisa membantu ? silahkan dishare saja melalui media sosial kah, whatsapp kah, di tombol yang sudah disediakan dibawah buat teman di sekitar anda yang membutuhkannya. Sekian dan terimakasih sudah menyimak dan semoga bermanfaat. Wassalam..