Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Tips Membeli Motor Bekas Pakai, Supaya Kamu Tidak Kena Tipu.

Membeli Motor Bekas Pakai adalah merupakan sebuah solusi atau jalan pintas untuk sobat yang memiliki dana terbatas atau biaya pas - pasan. Karena, untuk sobat yang memiliki keinginan kuat membeli motor baru tentu saja harus menyiapkan uang yang sedikit banyak, bukan?
8 Tips Membeli Motor Bekas Pakai, Supaya Kamu Tidak Tertipu.
Motor bekas pakai atau motor second, biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau alias lebih murah dari pada motor yang baru.

Dan juga terdapat banyak macam pilihan harga motor yang bisa sobat pilih, sesuai dengan kemampuan keuangan yang sobat miliki.

Tapi permasalahnya adalah di saat membeli motor second atau motor bekas pakai, itu tidak seperti membeli 1 buah botol anggur merah.

Artinya jika sobat tidak pandai dalam memilih, maka sobat bisa kena tipu. Apalagi, iklan atau promo yang biasa di tawarkan oleh para calo, terkadang begitu sangat menggoda dan menggiurkan.

Misalnya saja ada harga yang sangat murah dan tidak ada minus. Padahal, belum tentu juga motor second atau motor bekas pakai yang akan di jual itu, memiliki standar kualitas yang baik.

Maka oleh karena itu, di saat sobat hendak beli motor bekas, namun belum deal dengan yang menjualnya, alangkah baiknya di periksa lebih dulu keadaan motor tersebut.

Tujuannya Apa? Tujuan adalah agar sobat tidak menyesal di kemudian hari.

8 Tips Membeli Motor Bekas Pakai

Silahkan sobat baca baik - baik, tips membeli motor bekas pakai supaya sobat tidak kena tipu, berikut ini:

1. Mengecek Harga di Pasaran

Di jaman sekarang ini terlalu banyak di internet bahkan di media sosial, yang memposting beragam macam harga motor second baik yang itu motor matic maupun motor kopling.

Jadi harga motor yang di posting tersebut bisa juga menjadi sebuah referensi buat sobat di saat hendak membeli, walaupun penyedia informasi harga berada di lain daerah.

Di dalam sebuah situs di mbah google juga terlalu banyak daftar - daftar harga motor second bekas pakai tersedia. Mau itu dari itu merek Yamaha, merk Honda, merk Suzuki dan lain sebagainya.

2. Mengecek Noka dan Nosin

Lalu langkah berikutnya sebelum sobat melakukan pembelian motor second atau motor bekas pakai bekas adalah, terlebih dahulu mengecek number rangka dan lalu number mesin motor bekas yang akan sobat beli tersebut.

Number rangka atau yang biasa dengan istilah NORA, dan juga number mesin uang biasa di kenal dengan Nosin pada motor bekas tersebut, apakah sudah sama atau sesuai dengan number yang tercatat pada BPKB atau STNKnya.

Sobat cocokan dulu yah, jika sudah sobat cocokan antara NORA dan NOSIN dengan STNK dan hasilnya sesuai, namun sobat masih sedikit ragu?

Maka solusinya, sobat bisa mendatangi langsung di kantor samsat terdekat di daerah sobat, untuk bisa mengecek keasliannya Nora dan Nosinnya dengan STNK.

Selain itu, sobat juga bisa periksa motornya sendiri secara fisik, di mana untuk NORA dan NOSIN motor yang asli biasanya, pada angka dan hurufnya bukan terlihat seperti ketokan kasar.

Pasalnya, sangat tidak sedikit motor curanmor yang di jual oleh penadah atau sejenisnya yang di rubah number rangka dan juga number mesinnya itu dengan cara di ketok.

3. Cek Kelistrikan

Lalu, tips membeli motor bekas pakai yang berikut nya agar sobat tidak terkena tipu adalah dengan mengecek keadaan motor tersebut, terutama pada bagian kelistrikannya.

Sumber listrik pada sepeda motor biasanya terdapat pada accu atau aki. Dan cara mengeceknya ialah dengan cara menyalakan lampu sen, klakson, lampu speedometer, dan juga electric starter.

Selain itu, lihat juga kondisi aki-nya. Jika di aki tersebut sudah terdapat banyak serbuk putih pada bagian kutub - kutubnya?

Maka bisa di pastikan bahwa accu atau aki motor tersebut tidak dalam keadaan baik-baik saja alis aki motor dalam kondisi lemah, yang artinya aki tersebut harus minta ganti dengan aki yang baru.

4. Cek Keadaan Fisik Motor

Sobat jangan lupa juga pada saat beli motor bekas, harus di periksa kondisi fifiknya, seperti : bodi, baut, ban, pelk, dan lain sebagainya.

Jika penjual motornya cewe, maka bisa periksa identitasnya apakah sudah punya cowo kah belum. wekaweka.

Khusus untuk bagian bodi apakah masih orisinil ataukah tidak lagi. Selain itu ada 1 lagi pada bagian bodi motor yang harus di lihat secara teliti dan seksama, yakni apakah ada terdapat goresan atau semacam retak-retak, dan lain sebagainya.

Karena pembeli banyak yang kecolongan seperti yang sudah di sebutkan yaitu pada bagian sparepartnya tidak di periksa terlebih dahulu.

Padahal itu adalah sesuatu hal yang sangat penting yang harus di lakukan, agar harga yang di tawarkan bisa turun lagi.

5. Mengecek Oli Mesin Motor

Tips yang kelima sebelum sobat membeli motor bekas, cek dulu pada bagian olinya. Di saat sebelum menyalakan sepeda motor sisa itu! Yakinkan terlebih dahulu dimensi oli mesin tidak berlebih.

6. Mengecek Speedometer

Pengecekan bagian sparepart motor yang lain yakni pada bagian speedometer, dengan melihat jumlah jarak yang sudah di tempuhnya.

Biasanya, buat yang jaraknya sudah di atas 20 ribu kilometer atau lebih besar lagi, maka dalam waktu dekat akan terdapat sejumlah komponen motor yang wajib di ganti.

Tidak hanya itu, cek juga pada bagian di speedometer, apakah terdapat retakan ataukah tidak.

7. Cek Rangka Motor

Selanjutnya mengecek number rangka di kala hendak membeli motor bekas, maka sobat bisa memerhatikan kondisi rangka atau sasis motornya.

Pengecekan bisa di lakukan dengan melihat mulai dari bagian rangka belakang sampai depan, jangan ada bagian rangka atau sasis bengkok.

Sedangkan untuk mengetahui lurus atau tidaknya rangka motor terutama pada bagian setir, sobat dapat mencobat mengetes motornya dengan kecepatan 40km/ jam.

Lalu kemudian, di saat motor beada pada kecepatan tersebut, coba injak remnhya denga secara mendadak.

Apabila ketika motor di rem secara mendadak atau tiba- tiba dan posisi motor masih bisa di kendalikan dengan mudah, maka itu berarti sasisnya masih lurus dan masih berfungsi dengan baik.

8. Mencoba Menghidupkan Mesin

Tips membeli motor bekas berikutnya yaitu dengan mencoba menghidupkan mesin motornya! Pastikan di saat motor hidup dan di gas dalam posisi netral atau standar dua, suara tidak begitu berisik atau bising.

Lalu kemudian, sobat coba jalankan atau kendarai motor tersebut dengan kecepatan 40 kilometer / jam, sembari memainkan porseneling atau perpindahan gigi.

Apabila porseneling tersebut di rasa susah di mainkan, maka bisa jadi kampas komplingnya sudah mulai mau habis. Selain itu sobat dengarkan juga suara motornya, apakah berbunyi mendesir ataukah tidak?

Bila bunyi suara motornya terdengar seperti mendesir, maka bisa jadi bagian gigi primer - nya juga sudah mau habis.

Jadi kesimpulannya di saat sobat hendak membeli motor bekas, langkah - langkah yang harus sobat lakukan adalah memahami poin - poin tentang tips membeli motor bekas di atas! Sehingga, tidak kena tipu dan terus menyesal di kemudian hari!

Ok itulah ulasan tips mengenai 8 Tips Saat Membeli Motor Bekas Pakai, Supaya sobat tidak tertipu.

Apakah artikel ini bisa membantu. Sekian dan terimakasih sudah mau kunjung. Semoga bermanfaat.