Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Cara Menyimpan Bumbu Dapur Yang Benar, Biar Lebih Awet.

Kuncinya masakan lezat, ialah bumbu dapur. Maka dari itu, sobat harus tahu cara menyimpan bumbu dapur yang benar supaya kualitas bumbu bisa lebih awet dan tetap terjaga kualitasny.
cara menyimpan bumbu dapur
Bumbu dapur yang asal mulanya dari bahan rempah - rempah, pada dasarnya akan mudah busuk bila tidak di simpan secara baik dan benar oleh karena rempah tergolong bahan yang mempunyai sifat alami.

Maka dari itu, sobat mesti tahu bagaimana cara menyimpan bumbu dapur dapur yang baik dan benar pada ulasan dihalaman ini! Pasalnya, di kesempatan pembuatan artikel kali ini kami akam membahas tentang isi dalam ruangan dapur di rumah.

Isi pembahasan ini, sepertinya berlaku bagi sobat yang baru mengawali kehidupan yang sesungguhnya bersama dengan mantan pacar yang belum lama di nikahinya.

Sehingga, bisa di sampaikan informasi ini secara pelan-pelan dengan pola kalimat yang halus dan lembut ke isteri sobat di masa mendatang, jika terjadi ketidak harmonisan hubungan oleh karena masalah sepele dalam hal urusan dapur.

Cara Meyimpan Bumbu Dapur Yang Benar Biar Awet

Berikut ini, panduan tentang bagaimana cara menyimpan bumbu dapur yang baik dan benar, agar bumbu bisa lebih awet dan tetap terjaga kualitasnya.

1. Menyimpan Bumbu Dapur Di Tempat Yang Kering

Menyimpan Bumbu Dapur Di Tempat Yang Kering
Cara menyimpan bumbu dapur yang benar pada poin pertama, ialah dengan menyimpan bumbu dapurnya di tempat yang kering.!

So, katakan pada isteri sobat saat sudah membeli bumbu dapur di pasar terdekat secara pelan dan dengan perkataan halus, seperti "Hi Hanny, simpan bumbu dapurnya di tempat yang kering dan terbuka yang tidak jauh dari tempat memasak ya, biar lebih awet dan tahan lama".

Sekedar di ketahui, bumbu dapur cenderung lebih sensitif terhadap lingkungan yang lembab dan basah termasuk ruang dapur.

Oleh sebab itu, sudah sepantasnya sobat bersama isteri menyimpan bumbu dapur di tempat terbuka yang kering biar srikulasi udaranya berjalan lancar! Sehingga, bumbu bisa awet dan dapat bertahan lebih lama sampai 1 bulan lebih.

2. Memisahkan Bumbunya dari Buah dan Sayuran

Memisahkan Bumbunya dari Buah dan Sayuran
Wadah atau tempat terbaik untuk menyimpan bumbu dapur yang benar, ialah di keranjang yang memiliki desain model pori-pori yang besar supaya sirkulasi udara jadi lebih baik.

Tapi harus pastikan sebelumnya, bumbu dapur sudah terpisah dari buah-buahan dan sayuran. Hal ini, bisa berpotensi membuat bumbu dapur lebih cepat membusuknya bila menyatu dengan buah dan sayur.

Adapun salah satu contoh buah-buahan atau sayuran yang dapat membuat bumbu dapur membusuk lebih cepat, ialah kentang! Perlu di ketahui, bahwa buah atau sayur kentang ini mempunyai kadar kelembapan tinggi yang dapat mengeluarkan uap atau gas.

3. Menjauhkan Bumbu Dapurnya Dari Sinar Matahari

menjauhkan bumbu dapurnya dari sinar matahari
Menyimpan bumbu dapur yang benar cara selanjutnya, ialah dengan menjauhkan bumbu dapurnya dari sinar matahari.

Meski bumbu dapur juga bisa disimpan di tempat yang kering, namun lebih baik dalam memilih tempatnya yang tidak terkena langsung sinar ultra violet (sinar matahari)! Karena, dapat mengakibatkan kualitas pada bahan rempahnya menurun drastis.

Selain itu, bisa juga mengakibatkan bumbu dapur jadi busuk, muncul bau tidak sedap, warnanya berubah, hingga menjadi kering sekering - keringnya.

Adapun bahan bumbu dapur yang sangat sensitif dengan sinar matahari beberapa diantaranya, ialah cabai, tomat, dan lain sebagainya.

4. Hindari Menyimpan Bumbunya di Dekat Kompor

menjauhkan bumbu dapurnya dari kompor
Efek kompor terhadap bumbu ini hampir sama dengan efek terkena sinar matahari, dimana bumbu dapur bisa lebih cepat membusuk jika terkena panasnya kompor.

Hawa kompor akan terasa sangat panas seklai jika suhu kompor sudah tinggi yang dapat membuat bumbu dapur berubah warna dan cepat mengeringnya!

Oleh sebab itu, menyimpan bumbu dapur di tempat yanh jauh dari kompor merupakan cara menyimpan yang baik dan benar agar bumbu bisa lebih awet.

5. Simpan Bumbu Dapur Halus Di Wadah Tertutup

menyimpan bumbu dapur di wadah tertutup
Cara terbaik dalam menyimpan bumbu dapur terutama yang halus, ialah memperiapkan bumbu halus dalam jumlah yang banyak lalu simpan di wadah yang tertutup.

Dengan begitu, akan membantu isteri sobat di rumah dalam hal menghemat waktu yang efektif oleh karena tidak lagi harus membuatnya secara berulang.

Salah satu contohnya, mempersiapkan bubuk bawang putih dimana bumbu halus yang satu ini selalu dibutuhkan di setiap masakan yang di buat baik hari ini, besok, atau lusa nanti.

Jadi, supaya bisa lebih awet dan bertahan lama! sumbu bumbu halusnya, di tempat plastik atau toples yang ada tutupannya biar tidak terkena udara, air, dan lainnya. Bila diperlukan, tambah dengan minyak sekitar 1 atau 2 tetes untuk membantu kualitasnya tetap terjaga.

6. Menyimpan Bumbu Dapur Dengan Cara Mencucinya

mencuci bubu dapur
Cara menyimpan bumbu dapur yang benar agar awet dan tahan lama poin ke enam, ialah dengan mencuci bumbu-bumbunya terlebih dahulu sebelum di simpan di tempat yang di inginkan.

Beberapa bahan bumbu masakan yang dapat di cuci, di antaranya ialah:
  • lengkuas,
  • kencur,
  • jahe,
  • kunyi,
  • dan bumbu kasar lainnya.
Sesudah bumbu-bumbu tersebut dicuci, di jemur dulu sebentar sampai air cuciannya hilang! Dan disaat airnya sudah benar hilang, silahkan menyimpan bahan bumbu dapur berupa rempah kedalam wadah yang telah dipersiapkan.

7. Simpan Khusus Bumbu Daun Dalam Bentuk Utuh

Khusus bumbu dapur berupa daun - daunan, harus di simpan dalam bentuk yang utuh! Daun - daunan merupakan bahan bumbu masakan yang sering digunakan untuk menghasilkan aroma wangi pada olahan masakan, seperti:
  • daun selederi,
  • daun salam,
  • hingga daun jeruk,
  • dan daun-daun lainnya.
Supaya kondisi bumbu daun olahan masakan tersebut bisa tetap prima kualitasnya, letakan pada tempat kering yang terbuka dan biarkan bentuk daunnya dalam keadaan utuh seutuh - utuhnya.

8. Menyimpan Bumbu Dapur Di Wadah Kedap Udara

Bumbu dapur berupa bubuk yang hampir menyerupai tepung, sangat popular dan terkenal di pasaran tradisional yang ada di Indonesia! Pasalnya, sobat tidak perlu lagi mengulek bumbu hingga memecahkan cangkangnya terlebih dahulu sebelum di pergunakan.

Bila sobat beli bumbu dapur dalam bentuk bubuk, pastikan untuk menyimpan bubuk bumbunya di wadah tertutup yang kedap terhadap udara supaya tidak cepat menggumpalnya.

Cara Menyimpan Bumbu Dapur Bawang Putih dan Merah

Kedua jenis bumbu dapur bawang ini, yakni bawang putih dan bawang merah mempunyai ciri khas rasa tersendiri dimana rasa bawang merah yang sudah di goreng merupakan favorit saya. Sedangkam rasa bawang yang putih, kurang begitu saya suka oleh karena gimana gitu.

Bawang merah dan putih tersebut pada intinya, dapat mengeluarkan gas yang berbeda saat di simpan. Maka sebab itu, cara menyimpan bumbu dapur yang satu ini haruslah memisahkan keduanya di wadah atau tempat yang berbeda.

Jika tidak di pisahkan, maka dapat mengakibatkan proses pembusukan pada kedua jenis bawang tersebut dengan cepat secepat - cepatnya.

Itulah informasi tentang, bagaimana cara menyimpan bumbu dapur dengan baik dan benar agar bumbu bisa lebih dan tahan lama yang dapat kami sampaikan!

Apakah ini bisa membantu? Bagi yang ingin berbagi informasi ini dengan teman di sekitar, dapat membagikannnya melalui tombol berbagi yang sudah di sediakan dibawah.

Sekian dan terimakah atas kunjungannya, semoga bermanfaat. Akhir kata, jangan lupa untuk menyimak artikel menarik terbaru lainnya di situs larantukagypsum.com yang akan selalu kami update dalam setiap harinya.