Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kekurangan Sewa Apartemen Ketimbang Beli Rumah Baru Maupun Lama

Beberapa kekurangan sewa apartemen di antaranya adalah biaya sewa yang tinggi, tidak mendapatkan manfaat pajak, dan terdapat regulasi tertentu serta lain-lainnya yang dapat sobat simak ulasan selengkapnya di sini.

Kekurangan Sewa Apartemen

Ketika memutuskan untuk mencari tempat tinggal, Sobat mungkin masih merasa bimbang dalam menentukan antara sewa apartemen atau membeli rumah.

Sebelumnya sudah kita ulas terlebih dahulu tentang keuntungan sewa apartemen ketimbang beli rumah pada artikel sebelumnya, kini akan kami bahas tentanga kekurangannya.

Ya, kedua ungkapan pada paragraf pertama di atas memang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing!

7 Kekurangan Sewa Apartemen

Berikut adalah ulasan mengenai beberapa kekurangan dari menyewa apartemen di bandingkan jika Sobat memilih untuk membeli rumah tinggal.

1. Biaya sewa bisa melebihi cicilan rumah

Apartemen memang memiliki lokasi strategis, fasilitas dalam bangunan lengkap, dan beberapa fasilitas tambahan lainnya, seperti pusat kebugaran, pusat perbelanjaan, dan kolam renang.

Maka dari itu, tidak heran jika harga sewa apartemen cenderung tinggi, bahkan bisa melebihi cicilan rumah tiap bulannya.

Jika saat ini Sobat masih berpikir bahwa menyewa apartemen adalah solusi ideal bagi seseorang dengan kondisi keuangan yang belum cukup untuk membeli rumah, pemikiran tersebut tidak selamanya benar.

Pasalnya, apartemen memiliki harga sewa yang bisa di gunakan untuk membayar satu kali angsuran rumah.

2. Tidak ada hak kepemilikan

Ketika tinggal di apartemen, Sobat akan di bebani kewajiban membayar sewa tiap bulannya tanpa mendapatkan hak kepemilikan. Ini adalah kekurangan berdasarkan finansial yang paling menonjol di bandingkan membeli rumah sendiri.

Sobat wajib membayar biaya sewa selama Sobat tinggal di apartemen tersebut. Lalu, besaran biaya yang sudah Sobat keluarkan selama 10 tahun menyewa apartemen mungkin akan sama dengan harga satu unit rumah.

3. Harga sewa apartemen bisa naik seiring waktu

Permintaan hunian akan terus meningkat sesuai dengan pertambahan jumlah penduduk, sedangkan ketersediaan tanah tidak bertambah. Keadaan ini menyebabkan kenaikan kebutuhan properti dengan konsep vertikal, yakni apartemen.

Permintaan yang terus meningkat menyebabkan harga apartemen makin mengalami kenaikan. Selain itu, adanya inflasi turut menjadi penyebab kenaikan tersebut.

Makin tinggi nilainya, makin tinggi pula harga sewa apartemen yang harus Sobat bayarkan! Jadi, Sobat harus siap dengan kenaikan harga sewa yang bisa terjadi kapan saja.

Hal ini tidak akan di alami oleh pembeli rumah. Meski harga rumah juga terus naik, Sobat akan di kenakan harga pada saat pertama kali transaksi.

Jadi, dari membayar uang muka, hingga Sobat bisa menyicilnya dalam waktu puluhan tahun, harganya tetap sama. Sobat tidak akan di kejutkan dengan cicilan yang tiba-tiba naik.

4. Bersifat sementara dan bisa saja harus pindah sewaktu-waktu

Saat menyewa apartemen, seseorang hanya berhak untuk menempatinya sesuai dengan waktu sewa yang di bayarkan.

Tidak ada jaminan bahwa Sobat bisa menempatinya dalam waktu yang lama atau sesuai keinginan karena hak milik ada di tangan pemilik apartemen. Jadi, jika sewaktu-waktu pemilik ingin menjual unit yang Sobat sewa, mau tidak mau Sobat harus mencari tempat tinggal baru.

5. Harus selalu berurusan dengan pemilik atau manajemen

Biasanya, pemilik apartemen akan melakukan kunjungan untuk mengecek properti dalam unit yang Sobat sewa, untuk memastikan kondisinya masih berfungsi dan terpelihara dengan baik.

Jika Sobat adalah seorang yang sangat menjaga privasi, Sobat harus lebih menyesuaikan diri! Pasalnya, pemilik apartemen mungkin akan masuk ke ruang pribadi Sobat.

6. Terdapat regulasi dan batasan tertentu

Sobat bebas untuk mendesain rumah yang Sobat miliki sesuai dengan preferensi pribadi, dan menggantinya dengan desain yang baru ketika merasa bosan.

Namun, hal ini tidak bisa di lakukan saat Sobat memilih untuk sewa apartemen. Ketika melakukan modifikasi ekstrem pada unit sewaan, Sobat mungkin akan terkena teguran dari pemilik saat mengetahuinya.

Selain itu, Sobat juga harus benar-benar menjaga ketenangan agar tidak mengganggu penghuni lain.

7. Sobat mungkin tidak bisa mendapatkan kenyamanan layaknya rumah

Umumnya, rumah memiliki ruangan yang lebih luas dan tertata. Sobat akan memiliki ruang lebih banyak dengan desain hangat dan terdapat sepetak halaman dan pekarangan yang dapat di gunakan untuk meletakkan tanaman favorit.

Jika Sobat terbiasa merasakan tinggal di rumah orang tua yang nyaman, apartemen mungkin tidak bisa memberi Sobat kenyamanan yang sama.

Beberapa ulasan di atas dapat di jadikan sebagai tambahan pertimbangan bagi Sobat yang saat ini sedang mencari tempat tinggal yang cocok.

Meski sewa apartemen memang memiliki beberapa kekurangan di bandingkan dengan membeli rumah, tinggal di apartemen bisa saja menjadi pilihan yang tepat jika Sobat tidak membutuhkan manfaat dari kepemilikan rumah! Semuanya memang tergantung kebutuhan dan preferensi pribadi.