Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanda Tubuh Kekurangan Cairan dan Cara Mengatasinya ? Yuk simak...!!

Mengetahui tanda tubuh kekurangan cairan sangatlah penting. Apalagi sobat biasa melakukan aktivitas atau pekerjaan berat seperti layaknya berolahraga.

Tanda Tubuh Kekurangan Cairan atau Dehidrasi

Jika tubuh sampai mengalami dehidrasi atau istilah lainnya kehausan atau kekurang air, pastinya sejumlah organ tertentu di dalam tubuh akan menjadi terganggu.

Agar dapat mengetahui apa saja tanda-tanda kekurangan (dehidrasi) cairan pada tubuh, sobat larantukagypsum.com semuanya dapat menyimak ulasan selengkapnya di halaman ini hingga selesai.

Tanda Tubuh Dehidrasi (Kekurangan Cairan)

Terdapat sejumlah tanda-tanda yang dapat menunjukan jika tubuh sedang mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).

Mari sobat perhatikan tanda-tanda dehidrasi tersebut di bawah ini, agar sobat bisa dengan segera di ambil tindakan jika memang terdapat gejalanya:

1. Bibir Mengering

Semua bagian tubuh terutama pada kulit sangat memerlukan cairan setiap saat agar kulit bisa tetap lembab dan tetap terjaga kesehatannya setiap hari.

Jika tubuh sudah dehidarasi atau kekurangan cairan, kulit terutama pada sekitar area permukaan bibir manis berginzhu akan menjadi terlihat kering kerontong tak berenerjik.

Coba saja sobat perhatikan pada area disekitar bibir yang sudah mendekati warna hitam memar yang mungkin di akibatkan karena rokok, di saat melakukan perkerjaan berat yang instens di setiap harinya?

Jika memang sobat tidak di barengi dengan minum air sehat yang cukup, maka kemungkinan besar pekerjaan berat instens tersebut akan membuat bibir sobat menjadi kering.

Ada contoh lainnya yakni orang yang biasa berpuasa di bulan ramadhan termasuk saya sebagai penulis di sini sangat rajin berpuasa (Chi yeee), itu 1 hari 1 minggu berpuasa mungkin masih belum terlalu kelihatan keringnya bibir.

Akan tetapi setelah 1 minggu berpuasa itu sangat kelihatan dan nampak bibir keringnya, sampai-sampai kulit bening tertipis lapisan pertama pada kulit bibir pun terkelupas dan ini menandakan terjadinya gejala kekurangan cairan didalam tubuh.

Kondisi seperti itu akan menjadi berbahaya apabila sobat termasuk jenis orang tidak terlalu optimis dalam mengkonsumsi air putih sehat.

Sehingga perlu di ketahui resikonya agar dapat menghindari gejalanya untuk sobat supaya mau memaksakan meminum air putih setiap saat walaupun tidak merasa haus.

Adapun resiko kekurangan cairan pada tubuh yang di dapat jika sudah terlalu parah dan kritis, maka kemungkinan besarnya akan mengakibatkan gangguan pada organ ginjal di tubuh.

Selain itu bibir kering yang muncul juga dapat mengakibatkan bau busuk atau aroma yang tidak sedap di mulut. Namun kondisi gejala semacam ini masih terlihat normal pada orang yang terkena dehidrasi.

2. Badan Melemas

Tanda-tanda yang kedua ketika seseorang mengalami kekurang cairan tubuh atau dehidrasi yakni tubuh terasa lemas tak ada tenaga dan semangat.

Perihal seperti ini biasa terjadi pada orang yang sering melakukan olahraga rutin bisa juga orang yang berpuasa di bulan ramadhan tanpa adanya asupan cairan yang cukup di tubuh semisal minum air putih yang dapat menyehatkan tubuh.

Dengan kondisi tubuh yang lemas akan membuat sobat tak dapat melakukan aktivitas perkerjaan dengan baik dan benar! Tubuh lemas parah bisa jadi dapat mengakibatkan seseorang yang mengalami kekurangan cairan, mengalami pingsan tak sadarkan diri selama beberapa saat di tambah karena cuaca yang panas di sekitar.

Jika sobat mengalami masalah seperti ini yakni tubuh sering lemas saat melakukan aktivitas pekerjaan maupun aktifitas olahraga? Coba deh untuk menghentikan aktifivitasnya terlebih dahulu untuk beristirahat secukupnya dan lakukan meminum air sehat yang lebih dari biasanya untuk menyegarkan badan kembali.

3. Rasa Kram di Otot

Tanda-tanda yang ketiga apabila mengalami dehidrasi yaitu otot di salah satu anggota tubuh akan terasa kram yang di sebabkan hilangnya zat elektrolit pada tubuh.

Zat elektrolit yang di maksud ini semisal potasium dan garam dan ini sangat penting peranannya agar keseimbangan didalam tubuh dapat terjaga, sehingga tubuh dapat di manfaatkan dengan secara maksima.

Jika potanium dan garam di dalam tubuh mengalami penurunan, maka masalah yang akan timbul yakni kram pada otot terutama otot kaki dimana bagian kaki adalah bagian anggota tubuh yang sering lebih banyak di gerakan.

Umpama sobat mengalami dehidrasi akibat dari olahraga lari atau marathon. Oleh karena otot yang sering di gunakan berada di area kaki, maka kemungkinan besar kram akan terjadi pada area tersebut dan menyebabkan rasa nyeri yang sangat parah.

4. Air Seni Berkurang Warna Berubah

Tanda dehidrasi lainnya yang harus sobat ketahui yakni berkurangnya air seni (Urine) serta dapat berubahnya warna urine menjadi agak lebih kekuning - kuningan.

Meskipun sobat merasa hendak buang air seni, namun yang keluar hanya sedikit. Selain itu pada sejumlah orang akan mengalami yang namanya anyang - anyangan.

Anyang - anyangan biasa terjadi pada sekitar area kantung kemih yang terasa tidak nyaman yang dapat membuat konsentrasi ketika kerja menjadi menurun.

5. Kesadaran Akan Mengalami Penurunan

Kekurangan cairan tubuh yang parah akan mengabitkan seseorang menjadi sangat lemah sehingga akan sangat sulit dalam melakukan aktifitas perkerjaan.

Bahkan meskipun seseorang tersebut bekerja di dalam ruangan sekalipun akan selalu merasa tidak nyaman hingga terjadinya penurunan kesadaran dan penurunan kesadaran ini akan menjadi sangat parah seperti tidak melakukan apapun dengan secara benar hingga dapat menghilangkan kesadaran itu sendiri (pingsan), jika tidak dengan segera di beri asupan cairan yang cukup.

6. Nafas Serasa Sesak dan Jantung Berdebar

Tanda kekuranga cairan selanjutnya yaitu mengalami sesak nafas yang dapat mengakibatkan rasa berdebar pada jantung. Kondisi semacam ini mungkin hanya muncul pada mereka yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh yang sungguh sudah sangat parah.

Karena efek dari kekurangan cairan menyebabkan organ di dalam tubuh mengalami gangguan sehinggga efeknya bisa sangat parah.

7. Tangan dan Kaki Serasa Dingin

Pernah kah sobat merasa tangan dan kaki tiba-tiba dingin, padahal cuaca seperti biasa tidak ada perubahan yang signifikan?

Nah ini juga adalah merupakan tanda-tanda dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Ada lagi beberapa orang yang mengalami keringat berlebihan, sehingga merasa tak nyaman dalam bergerak.

Cara Mengatasi Dehidrasi

Cara mengatasi kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi dapat dilakukan dengan berbuat sesuatu yang pasti, apakah itu ? berikut di bawah ini penjelasannya :

1. Meminum Air Putih

Dengan meminum air putih, maka sakit dehidrasi dapat hilang atau sembuh dengan sendirinya secara perlahan namun pasti, dan ini merupakan cara yang paling sederhana dan praktis serta lebih ekonomis.

Usahakan mengkonsumsi air putih untuk di minum sehari minimal 8 gelas ukuran sedang atau kalo di ukur dengan satuan liter sekitar 2 liter air putih.

Ukuran atau takaran air minum tersebut adalah ukuran normal dengan aktifitas yang normal pula yang di sarankan oleh dokter spesialis kesehatan bidang organ tubuh.

Tentunya ukuran takaran meminum air putih tersebut sudah di uji lab terlebih dahulu serta di perhitungkan dengan secara detail oleh para pakar dokter yang terpilih. Dan di mana penelitiannya di lakukan, entahlah kita juga tidak tahu. Ayyyee...!!

Namun ada juga sejumlah orang yang memerlukan asupan cairan tubuh semisal air putih ini sebanyak 10 gelas sehari, tertuma bagi orang-orang yang melakukan perkejaan berat di setiap harinya.

2. Mengkonsumsi Sayur dan Buah-buahan

Cara mengatasi dehidrasi berikutnya adalah dengan mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Jika sobat memiliki biaya lebih maka bisa mengkonsumsinya setiap hari khususnya buah-buahan.

Namun jika selalu kere setiap harinya seperti saya sebagai tukang kuli yang belum mendapatkan job hingga sampai sekarang artikel di terbitkan, maka saya biasa mengkonsumsi buah-buahan itu paling setiap gajihan saja.

Jika dapat job lalu gajiannya akhirnya sebulan kemudian (job selesai) ya di waktu itu baru dapat mengkonsumsi buah-buahan dengan anak isteri. Namun apabila 5 bulan tak dapat job, maka 5 bulan pula tak dapat mengkonsumsi buah-buahan. Ayyeeee....!!

Jadi dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan di setiap harinya, maka dapat menjaga dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh muncul dengan tiba-tiba, karena di dalam ayur dan buah-buahan terdapat kandungan kadar air yang cukup tinggi.

Sejumlah buah-buahan yang disarankan untuk dikonsumsi salah satunya adalah buah meln dan buah semangka. Atau bisa juga buah-buahan yang lain yang di rasa terdapat kandungan kadar air yang tinggi, maka silahkan saja untuk mengkonsumsinya.

3. Berdiam di Ruangan Dingin

Kalo cara mengatasi kekurangan cairan yang satu ini kita belum pernah mencobanya, oleh karena di rumah kita tak punya ruangan yang memiliki fasilitas AC (maklum tukang kuli sudah bisa makan sudah cukup, hehehe).

Jadi silahkan sobat di coba saja sendiri nanti diruangan ber AC di rumah sobat apabila terdapat gejala dehidrasi seperti yang sudah di sebutkan di atas, gejala tidak semakin parah.

4. Mengkonsumsi Minuman Berelektrik

Cara yang ke empat yakni dengan mencoba meminum minuman yang mengandung zat elektrik yang tinggi seperti minuman isitonik yang berupa kemasan botol.

Jika tak mampu membeli minuman isotonik seperti saya lagi, maka dapat membuat cairan sendiri yang di buat dari kaldu dan lalu meminumnya agar dapat mencukupi kebutuhan zat elektrik di dalam tubuh.

5. Berendam di Air Bak / Mandi

Bagi sobat yang memiliki bak kamar mandi yang besar maka dapat melakukan cara ini bila muncul gejala dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, agar tidak semakin parah atau bisa juga berendam di kolam renang jika memang ada agar dapat lebih leluasa dalam mengatur suhu dingin pada tubuh.

Namun kalo saya biasa melakukan terapi dehidrasi ini dengan berendam di air sungai bagian hilir, adapun bagian hulu sungainya orang kampung sebelah yang datarannya lebih tinggi.

Jadi ketika mandi berendam di sungai, sering kali kena ampas yang dari perkampungan sebelah tersebut dan Ampas ini bermacam-macam rupa dan bentuknya.

Ada yang berupa sampah bekas sabun mandi, bekas anunya wanita, wuah pokonya macem-macem dah. Yang paling parah itu datang ampas bulat panjang warna macam pisang sudah masak.

Kalo bentuknya masig padat sih masih mending! nah ini, ampas begitu tiba sudah tercecer kena deburan air mau menghindar pun tak bisa, jadi terpaksa berendam lebih dalam selama mungkin sampai ampas kuningnya lewat.

Kesimpulan :

Tanda tubuh kekurangan cairan sebetulnya sangat mudah di ketahui dan di pahami, karena memang begitu jelas terlihat tanda-tandanya terutama bagi orang-orang yang senang melakukan aktifitas olahraga atau aktifitas lainnya yang menghabiskan tenaga.

Jadi penyebab utama kekurangan cairan pada tubuh biasanya terletak pada kebiasaan minum yang buruk, namun masih tetap ngotot memaksakan diri di saat beraktifitas. Akibatnya tubuh mengeluarkan banyak keringat berlebih tanpa adanya cairan yang masuk sama sekali ke dalam tubuh.

Apakah info ini dapat membantu? Sekian dan terimakasih atas partisipasinya dengan menyimak artikel ini. Semoga sharing ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan..!!