Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Macam Jenis Investasi ini Mungkin Ada Yang Cocok Untuk Kamu Pemula

4 macam jenis Investasi yang akan kita ulas pada artikel kali mungkin cocok untuk kamu sebagai pemula.



Apakah kamu tahu, bahwasanya dalam mencari informasi mengenai macam jenis Investasi yang bisa menghasilkan pada jaman sekarang ini, sangat lah mudah dan tidak lah susah di cari, bahkan kamu juga bisa menyimaknya di blog larantukagypsum.com ini. 

Walaupun informasi seperti ini mudah dan banyak tersaji di mbah google, namun yang susah dan tidak mudah itu adalah dalam menentukan langkah macam jenis investasi seperti apa yang cocok untuk kamu jalankan.

Perlu di ketahui bahwa dalam berinvestasi, jika kamu menganggap mudah dan enteng pada satu hal yang kecil dan sepele, itu akan membawa dampak besar pada keuntungan berinvestasi. 

Maka oleh karena itu, janganlah nanti kamu heran, bilamana tiba - tiba kamu memperoleh kerugian yang cukup besar terhadap keuangan kamu, khususnya terhadap investasi yang kamu jalankan.

Ada begitu banyak orang yang tidak terlalu reflex atau menyadari bahkan terlalu banyak juga orang tidak mau tahu tentang bagaimana pentingnya untuk berinvestasi. 

Orang - orang yang sudah memikirkan masa depan pasti akan mengedepankan pentingnya dalam berinvestasi dan akan selalu mempertimbangkan segala sesuatunya dengan secara baik dan matang. Umpama seperti, uang yang mana untuk disimpan dan uang yang mana yang harus di investasikan.

Jika kamu sudah memahami dengan baik bagaimana pentingnya dalam berinvestasi, lalu kamu hendak mencari tahu informasi lebih lanjut mengenai macam jenis investasi seperti apa yang bisa menghasilkan ? maka kamu bolehlah simak artikel ini sampai akhir. Supaya apa ?

4 Macam Investas Untuk Pemula

Ya, supaya kamu bisa lebih terarah dalam memilih sekaligus memutuskan macam jenis investasi yang di rasa cocok untuk kamu. Dan berikut di bawah ini 4 macam investasi yang cocok untuk kamu pemula yang bisa kamu coba sekarang juga.

1. Berinvestasi Reksadana


Alasan Kenapa harus berinvestasi reksadana

Jenis investasi yamg pertama adalah Investai Reksadana. Jenis investasi seperti ini, sangat cocok buat pemula. Nilai nominal paling minim atau paling kecil untuk bisa turut serta dalam berinvestasi reksadana ini juga bisa di bilang rendah di mulai dari 100.000 rupiah.

Sebetulnya ada begitu banyak macam jenis reksadana yang bisa kamu ikuti, di mulai dari pasar uang, lalu penghasilan tetap, hingga sampai bursa pasar saham.

Nantinya dana investasi yang hendak kamu alokasikan akan dimainkan oleh pihak Manajer Investasi, maka oleh itu pilihlah tujuan yang tepat dalam berinvestasi reksadana ini.yang tepat.

Jika kamu sudah terbiasa dengan yang namanya rekening bank, untuk mendaftar ke dalam investasi reksadana juga, sebenarnya hampir sama dan mirip - mirip ketika kamu hendak membuka rekening di bank.

Setelah kamu masuk di dalamnya, kamu nanti akan bergelut dengan yang namanya UP atau Unit Penyertaan. Lalu bergelut dengan NAB artinya adalah Nilai Aktiva Bersih.

Bagaimana cara perhitungan pendapatan atau keuntungan yang di peroleh dalam berinvestasi reksadana ini juga terbilang sangat mudah. Kamu lihat contohnya berikut ini : 
  • Contoh : NAB (nilai aktica bersih) umpama untuk harga A adalah Rp 1.500. Jika umpama lagi kamu hendak membeli UP, sebanyak 1.000 UP, maka harganya UPnya (1.500 x 1.000 UP) = 1.500.000,- Rupiah 
  • lalu ketika pada akhir tahun nanti tiba, Harga NAB untuk A menjadi naik jumlah nilainya misal sebesar 2.000.000,- Rupiah. Maka keuntungan yang kamu peroleh sebesar 500.000,- Rupiah.

Namun, jika nilai nilai aktiva bersih / NAB turun , umpama menjadi sebesar 1.100.000,- Rupiah, maka itu berarti kamu rugi sebesar 400.000,- Rupiah. 

Rekomendasi dari kita yang paling tepat jika nilai aktiva bersih / NBA turun pada akhir tahun tiba. Maka janganlah kamu menjualnya terlebih dahulu. Supaya apa ? Tujuannya adalah supaya kamu bisa meredam atau menghindari kerugian yang di maksud 

Silahkan Lihat tabel di bawah ini :

UP NAB NAB Tahun Pertama Keterangan
1.000 Rp. 1.500.000 Rp. 2.000.000 Keuntungan Rp. 500.000
1.000 Rp. 1.500.000 Rp. 1.100.000 Kerugian Rp. 500.000

Sambil berinvestasi reksadana dan menunggu hasilnya, kamu bisa mencari informasi lainnya mengenai bagaimana cara menjaga aset reksadana supaya keuntungan berinvestasi reksadana kamu bisa terus dimaksimalkan.

2. Berinvestasi Saham

Alasan harus Berinvestasi Untuk Pemula

Jenis investasi yang ke dua adalah Investasi Saham. Bisa di katakan anak - anak muda pada saat sekarang ini, sudah banyak yang masuk dan mulai berinvesata ke dalam investasi saham ini. 

Anak - anak muda tersebut, bukan tanpa sebab ya mereka terjund dalam berinvestasi saham. Karena selain bisa menghasilkan juga dalam hal akses untuk masuk ke pasar saham kini semakin mudah di lalui.

Ada begitu banyak website perusahaan - perusahaan sekuritas di mbah google yang bisa kamu kunjungi untuk bisa mendaftar, jika kamu ingin mencoba dan memulai berkontribusi dalam pasar saham.

Dari mana keuntungan yang di hasilkan dalam berinvestasi saham ini ? Keuntungan yang bisa di peroleh dalam berivestasi saham di antaranya adalah dari jual - beli pada setiap kepemilikan serta dividend dari perusahaan yang sahamnya sudah kita miliki.

Berinvestasi Saham jenis di rasa sangat cocok untuk kamu jadikan sebagai investasi buat pemula. Karena apa ? karena pada saat sekarang ini dalam hal sumber daya atau informasi mengenai investasi saham semakin banyak tersedia, sehingga akan semakin mudah mudah dalam menjalaninya.

3. Berinvestasi Emas

Kenapa saya pemula harus berinvestasi emas

Jenis investasi yang ke 3 3 adalah Investasi Emas. Siapa yang tahu emas ya, semua orang pasti sudah tahu apa itu emas dan bagaimna bentuknya. 

Baimana cara berinvestasi emas ? ya caranya jika kamu sudah lebih dulu memiliki emas, tinggal kamu simpan saja dulu emasanya, ketika emas tersebut berharga tinggi dan melampaui harga waktu kamu beli, kamu bisa langsung menjualnya agar bisa mendapatkan keuntungan.

Investasi emas bisa di katakan salah satu macam jenis investasi yang sangat mudah untuk di mulai. Sederhananya, investasi emas bisa didefinisikan sebagai investasi saham atas kepemilikan emas sebagai bentuk fisik dalam hal ini adalah emas batangan, atau bisa juga bisa seperti emas ANTAM, atau jika secara value di dalam platform online yaitu layanan yang bergerak di bidang khusus investasi emas.

Untuk melihat pergerakan harga emas silahkan cek di sini : Trading View

4. Berinvestasi Properti

Haruskah berinventasi Property

Selanjutnya investasi yang ke 4 atau yang terakhir yang sementara kita bahas di dalam blog larantukagypsum.com ini adalah Investasi Property atau bisa di sebut juga dengan Investasi Rumah dan Tanah.

Jadi pembahasan artikel pada kesempatan kali ini masih sesuai atau masih terhubung dengan tema atau topik dari blog larantukagypsum.com ini yaitu membahas mengenai Rumah atau yang berhubungan dengan rumah.

Beredar kabar dalam berivestasi property di perlukan uang yang banyak. Memang betul adanya dalam Berinvestasi Properti ini di butuhkan doi atau uang dalam jumlah yang sangat banyak nilainya. 

Namun, hasil yang di peroleh dalam investasi ini atau keuntungan yang akan di dapat juga nilainya akan sangat besa, walaupun dalam prosesnya membutuhkan waktu agak sedikit lama. 

Tapi itu semua kembali pada topik yaitu investasi. Umpama jika hari ini kamu beli rumah, lalu besoknya kamu jual kembali rumah tersebut dengan harga yang sama atau bisa jadi jual dengan harga lebih murah ? Maka itu bukan investasi namanya, melainkan butuh cepat karena keadaan terdesak.

Cobalah berinvestasi dengan dua macam jenis investasi yang di rasa cocok untuk kamu sebagai permulaan seperti yang sudah di jelaskan di atas. Pelajari secara perlahan - lahan sambil kamu mengumpulkan modal, kamu juga bisa mencoba memulai bisni property ini.

Yup, secara perlahan namun pasti kumpulkan modal sedikit- dikit. Setelah terkumpul dananya dan di rasa cukup, maka cobalah kamu membeli rumah yang sederhana dan minimalis saja dulu. 
Mungkinkah kamu juga tertarik dengan artikel ini : 6 Cara Mudah Bisnis Tanah Agar Sukses, Beserta Resiko, Khusus Buat Pemula.
Sambil menunggu rumah yang sudah kamu beli terjual dengan harga yang lebih tinggi, rumah tersebut bisa kamu sewakan lebih dulu agar kamu ada pemasukan di setiap bulannya atau setiap tahunnya.

Selain itu pada saat ketika mencari rumah untuk kamu beli, cobalah untuk mecari rumah di lokasi yang paling strategis atau lokasi yang berpotensial bisa berkembang ke depannya. seperti di lokasi pusat kota, atau bisa juga di lokasi, di mana lokasi tersebut di sekitarnya akan ada pembangunan sebuah proyek transportasi, pelebara jalan, dan lain -lainnya.

Sehingga rumah yang akan kamu beli nantinya, seiring berjalannya waktu, nilai dari rumah tersebut akan selalu meningkat setiap tahunnya . Peningkatan harga rumah bisa berkisar di 15% hingga 22%.

Atau barangkali kamu ingin menyewakannya di orang lain ? Harga sewa biasanya memiliki besaran 4% hingga sampai 10% per tiap tahunnya. Untuk lebih jelasnya kamu boleh lihat contoh berikut ini :
  • Contoh : kamu membeli sebuah rumah dengan harga 400 Juta Rupiah di Larantuka. Lalu Rumah tersebut kamu sewakan dengan harga Rp 16 Juta Per Tiap Tahunnya. Entah kepada siapa kamu mau sewakan kita tidak perlu tahu. Namun yang pasti dari rumah yang kamu sewakan tersebut kamu bisa meraup passive income atau pemasukan pertiap tahunnya adalah sebesar Rp 16 juta rupiah.

Selain passive income yang di dapat, nilai harga jual dari rumah tersebut juga pertiap tahunnya akan terus meningkat. 

Jika peningkatan nilai harga rumah umpamnya kisaran besar pertiap tahunnya 15% dari harga awal atau harga beli, itu artinya apa ? artinya adalah dalam jangka waktu 10 tahun, maka harga dari rumah tersebut telah menjadi ? silahkan lihat rinciannnya berikut ini "

  1. Rp 400 juta x 15% = Rp 60.000.000
  2. Rp 60.000.000 x 10 tahun = Rp 600.000.000
  3. Itu artinya, dalam 10 tahun, aset kamu menjadi:
  4. Rp 400.000.000 + Rp 600.000.000 = Rp 1 Miliar


Untuk bisa mendapatkan aset tersebut dengan cepat, sehingga kamu bisa berinvestasi dengan hasil seperti yang di rincikan tersebut, mak tentunta kamu harus terlebih daulu mengumpulkan dana.

Tapi sebetulnya, jika kamu tidak memiliki sepeser danapun pada saat sekarang ini, kamu bolehlah mengajukan permohonan KPR ke bank, agar bisa langsung menyewakannya. Bayar untuk cicil KPRnya di dapat uang sewa tersebut. Menarik bukan? Mungkin artikel berikut ini juga menarik tuk di baca : Ketentuan KPR BNI Griya Buat Rumah Impian Anda, Bunga Ringan 4.74%.

Ok bro, itulah 4 macam jenis investasi yang mungkin cocok untuk kamu bisa jalani sebagai pemula yang perlu di pertimbangkan. Tapi ingat e, jangan terlalu terburu-buru juga, alangkah lebe baiknya kamu pahami dulu investasi yang mana yang benar-benar cocok untuk kamu jalani, mau itu dari segi modal, resiko, dan berbagai macam analisis teknikal yang diperlukan.

Apakah artikel bisa membantu ? Jika ya, silahkan bagikan artikel ini di sosial media anda, melalui tombol share yang tercantum di bawah. Sekian dan terimkasih sudah mau singgah di blog larantukgypsum.com ini. 
Mang Wendy
Mang Wendy Sehabis shalat isya sambil nunggu mata mengantuk, nongkrong dulu di sini. Siapa tahu ada Big Bos lewat, mau nawarin proyek Plafon 1 juta m2.