Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghitung Kebutuhan Batu Bata Merah Untuk Dinding Bangunan Rumah

Bagaimana cara hitung kebutuhan batu bata merah dengan secara akurat harus benar-benar dipahami dulu sebelum mendirikan sebuah bangunan rumah untuk tempat kita tinggal, entah itu rumahnya memiliki bentuk desain sederhana mewah minimalis maupun modern.
batu bata rumah
Tujuan mengetahui kebutuhan batu bata merah dengan secara akurat ialah agar ketika rumah sudah selesai didirikan, maka tidak ada yang namanya kelebihan batu bata merah yang menumpuk dimana batu bata tersebut disimpan.

Masih mending jika menumpuk atau kelebihan batu bata merahnya 10 hingga 20 buah batu bata saja, itu tidak masalah. Tapi bagaimana apabila kelebihannya mencapai 100, 500 atau bahkan hingga 1000 buah batu bata merah ! Mau dikemanakan coba, itu sisa batu batanya ?

Mau dikasih ke saya sebagai admin disitus ini dengan secara gratis ? Boleh, dengan senang hati pasti saya terima sisa-sisa batu bata merah tersebut sebagai tambah-tambah bahan material untuk saya bangun rumah sendiri. Namun apakah nanti sobat tidak merasa rugi ?

Atau mungkin mau disimpan saja disekitar rumah untuk pembangunan berikutnya lagi ? Ya silahkan saja, kalo memang tidak merasa risih serta masih memiliki pekarangan yang lebih sehingga dapat menyimpan sisa batu batanya dengan baik dan rapih. Akan tetapi apakah sang isteri tidak akan cemberut, karena biasanya isteri senang dengan sesuatu yang tidak merusak pemandangan disekitar rumah dan salah satunya pemandangan batu bata menggunung yang kurang sedap dipandang mata.

Begitupun sebaliknya jika kita menghitung dulu kebutuhan batu bata merah dengan secara benar dan akurat, maka tidak akan terjadinya kekurangan batu bata merah diwaktu membangun rumah yang dapat membuat tukang kecewa karena harus menunggu bahan material batu bata.

Kekurangan 10 atau 20 batu bata its ok (tidak apa-apa), namun apa jadinya jika kekurangan batu batanya mencapai ratusan bahkan mungkin ribuan ! Pastinya perkerjaan pembangunan rumah pun akan terlambat, bukan ?

Maka oleh karena itu, dikesempatan pembuatan artikel kali ini larantukagypsum.com akan mencoba mengulas tentang bagaimana cara menghitung kebutuhan batu bata yang warna merah dengan secara benar dan akurat. So simak ya sob ulasannya hingga selesai !!

Oh ya, sebetulnya bukan hanya bahan material batu batu merah saja yang harus dihitung dengan secara cermat dan detail ! Bahan material bangunan yang lainnya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan bangun rumah, seperti :
  • Pasir
  • Kayu
  • Semen
  • Besidan lain sebagainya.
Dan jangan sampai kelebihan bahan material bahan bangunan terjadi disemua item pekerjaan pembangunan rumah, karena itu akan membuat anggaran biaya bangun rumah tidak terkontrol yang dapat membuat pengeluaran uang akan terbuang dengan percuma.

Jangan sampai juga bahan material bangunan disemua item pekerjaan juga terjadi kekurangan, karena ini akan membuat tersendatnya proses pekerjaan bangun rumah untuk dapat dengan segera kita tempati.

Maka sekali lagi kita sampaikan ! Yuk, pelajari cara menghitung kebutuhan bahan material bangunan khususnya batu bata merah untuk pemasangan dinding atau tembok bangunan rumah berikut ini :

Cara Hitung Batu Bata

Seperti yang sudah disampaikan bahwa pentingnya menghitung kebutuhan material sebelum dilakukannya proses konstruksi pekerjaan pembangunan dinding rumah, maksudnya adalah agar sobat mempunyai sedikit gambaran tentang berapa banyak batu bata merah yang harus disiapkan.

Meskipun sebetulnya tidak ada rumus standar atau formula yang khusus dalam melakukan perhitungan kebutuhan bahan material batu bata merah untuk dinding atau tembok rumah, akan tetapi sobat masih dapat menghitungnya dengan menerapkan rumus tinggi dan panjang batu bata merah.

Jadi sobat hitung dulu panjang 1 buah batu merah beserta dengan tingginya berapa, karena di setiap wilayah ukuran batu bata merah bisa berbeda dengan wilayah lainnya termasuk diwilayah dimana sobat berada.

Umpama saja panjang 1 buah batu bata merah yakni 15 cm dan tingginya 4 cm, lalu kemudian adonan semen yang terdapat antara batu bata memiliki tebal atau tinggi yaitu 2 cm disetiap sisi ! Maka panjang batu bata merah 1 buahnya akan menjadi 17 cm dan tingginya 6 cm.

Sehingga dalam mencari berapa kebutuhan batu bata merah untuk dinding rumah, maka cara hitungnya adalah sebagai berikut :
  • Ukuran luas batu bata merah perbuah : 17 cm x 6 cm = 102 cm2 (centimeter persegi)
  • Lalu konversikan ukuran luas batu bata dengan satuan centimeter tersebut menjadi meter persegi : 102 cm (centimeter) = 0.0102 m2 (meter persegi)
  • Maka untuk mengetahui total batu bata yang dibutuhkan disetiap ukuran luas 1 m2 (meter persegi) nya, tinggal dibagi saja dengan nilai yang sudah dikonversikan diatas yakni 0.0102 m2 seperti berikut ini :
    • 1 m2 : 0.0102 m2 = 98.04 buah batu bata merah
  • Dan itu berarti total kebutuhan batu bata merah disetiap permeter perseginya adalah 98.04, dibulatkan menjadi 98 buah batu bat yang harus dipersiapkan.
Ok, seperti itulah Cara Hitung Kebutuhan Batu Bata khususnya yang warna merah maron untuk dinding rumah, yang dapat kita share buat para sahabat larantukagypsum.com semuanya dimanapun berada.

Apakah ini bisa membantu ? Sekian dan terimakasih telah berkunjung, semoga ulasan ini bisa bermanfaat amieeen ! Akhir kata jangan lupa untuk mengunjungi artikel lainnya di bagian akhir pembahasan ini.