Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Jenis Lantai Untuk Interior dan Exterior Bangunan Rumah Huni

Memilih jenis lantai untuk interior maupun exterior terkadang bisa membuat bingung bagi yang hendak membangun rumah oleh karena memiliki budget yang lebih atau mungkin memiliki dana yang terbatas.
Jenis Lantai Interior dan Exterior Untuk Bangunan Rumah Huni
Lantai memang sangat berpengaruh untuk kenyamanan bagi setiap penghuni rumah yang tinggal didalamnya dan ini artinya adalah walau anda sedang di landa kebingungan atau katakan dilema, akan tetapi Anda harus tetap memilih jenis lantai yang hendak digunakan.

Maka oleh karena itu pada kesempatan pembuatan artikel kali ini larantukagypsum.com akan mencoba membahas tentang macam jenis lantai buat Anda yang sedang bangun rumah.

Sehingga anda tidak kebingungan lagi dalam memilih lantai karena sudah mengetahui jenis - jenisnya yang bisa Anda simak dihalaman ini hingga akhir.

Terdapat 8 jenis lantai yang akan kita rangkum dan kita masukan disini dihalaman ini sebagai bahan rekomendasi buat Anda yang lagi bangun rumah, dan tinggalah nanti anda menimbang - nimbang jenis lantai yang mana yang menurut anda yang terbaik.

Semua jenis lantai sesungguhnya mempunyai tekstur, motif, bentuk, serta ketahanan masing-masing. Jadi dapat menyesuaikan dengan anggaran yang sudah disiapkan supaya tak membuat dompet jadi menipis terutama tak membuat lagi menjadi bingung.

Macam Jenis Lantai

Jadi ketika bingung melanda disaat memilih jenis lantai, yuk mari kita simak dulu penjelasan tentang 10 Jenis Lantai Interior dan Exterior Untuk Bangunan Rumah Huni yang harus diketahui bagi yang sedang membangun rumah berikut ini :

1. Jenis Pertama : Lantai Keramik
Jenis Pertama : Lantai Keramik
Lantai keramik termasuk kedalam jenis lantai yang pertama yang bisa dibilang sangat popular. Yup, lantai ini adalah jenis yang paling banyak ditemukan di rumah - rumah tinggal (huni).

Lantai keramik memiliki banyak motif yang menarik, sehingga banyak dipilih oleh sebagian masyarakat di Indonesia.

Memasang lantai keramik cocok diaplikasikan untuk kamar mandi mau itu rumah minimalis ataupun modern, oleh karena keramik tidak dapat menyerap udara. Jika hendak menggunakan keramik, pilihah keramik yang memiliki tekstur agak kasar supaya tidak licin disaat beraktifitas dikamar mandi

Selain lantai keramik untuk interior ruangan bisa juga untuk exterior. Akan tetapi terkhusus ineterior ruangana kamar tidur, jika Anda tidak senang dengan perubahan suhu dimalam hari secara tiba - tiba, sebaiknya jangan menggunakan keramik untuk lantainya supaya bisa merasa nyaman.

2. Jenis Kedua : Lantai Granit
Jenis Kedua : Lantai Granit
Lantai granit ini mungkin hampir sama dengan keramik termasuk kedalam kategori jenis lantai palin populer, atau bahkan bisa melebihi kepopuleran keramik dan bisa juga diaplikasikan untuk interior maupun exterior.

Entah apa yang merasuki granit ini hingga menjadi jenis lantai yang terpopular ? mungkin kalo menurut kita sebagai tukang bangunan sih karena granit memiliki tampilan yang mewah dengan desain yang mengkilap.

Selain itu lantai granit mempunyai tekstur yang lebih padat dan mudah sekali dibersihkanyya dibanding keramik, sehingga sangat cocok diaplikasikan diruangan manapun seperti ruang teras, ruang tamu, serta ruang keluarga.

Di samping itu, lantai granit pun terasa lebih keras namun lembut sehingga apa pun yang berada diatas permukaaan granit tidak akan mudah tegores.

Lalu dari segi desain selain dari mengkilat, granit juga banyak menghadirkan motif yang tegas serta warna yang lembut yang dapat memberikan kesan lantai menjadi terlihat lebih anggun.

3. Jenis Ketiga : Lantai Kayu
Jenis Ketiga : Lantai Kayu
Lantai kayu yang kesannya terasa hangat oleh karena materialnya alami ini sangat cocok diaplikasikan di interior khususnya kamar tidur. Sedangkan apabila diaplikasikan untuk exterior rasanya kurang pas, oleh karena suhu panas matahari yang bisa membuat kayu memudar.

Selain itu lantai kayu dapat tahan terhadap perubahan yang datang secara tiba - tiba, sehingga Anda pun bisa merasa nyaman saat menginjaknya.

Lantai kayu hingga saat ini pun masih menjadi bahan material yang disukai buat diaplikasikan pada rumah huni, oleh karena memiliki kesan yang alami, sehingga dapat menghasilkan kehangatan bagi penghuni rumah.

Jenis lantai kayu ini juga terdapat dua tipe, yaitu laminating dan parket. Disamping itu parket sudah terkenal sebagai generasi penerus lantai dari kayu pengganti lantai papan yang biasa diaplikasikan pada rumah panggung.

4. Jenis Keempat : Lantai Plester
Jenis Keempat : Lantai Plester
Lantai Plester ini termasuk kedalam jenis lantai rumah yang sangat begitu sederhana dan sangat cocok buat Anda yang memiliki anggaran terbatas untuk mengaplikasikan lantai jenis ini lebih dulu.

Jenis lantai plester ini dikemudian hari bisa lapisi dengan granit ataupun keramik ketika anda sudah memiliki tambahan anggaran.

Walaupun pelapisan dikemudian hari dengan menggunakan lantai granit ataupun lantai keramik ini bisa dikatakan kerja 2 kali walaupun dalam proses pengerjaannya sangat mudah lho dan tidak begitu merepotkan.

Akan tetapi, sebelum anda merealisasikan pelapisan lantai plester, alangkah baiknya tahan dulu godaan dalam membeli segala macam perabotan rumah tangga seperti lemari hias, sofa, lemari tv, kulkas, serta perabotan lainnya yang susah dipindah atau digeser.

5. Jenis Kelima : Lantai Ubin (Tegel).
5. Jenis Kelima : Lantai Ubin (Tegel).
Lantai ubin (Tegel) merupakan salah satu jenis lantai yang juga banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia. Ubin atau yang biasa dikenal juga dengan nama tegel dahulu kala pilihan warnanya cuma satu yakni warna abu - abu.

Akan tetapi jenis lantai ubin yang bahanya terbuat dari campuran pasir dengan semen dan pasir ini, untuk disaat sekarang sudah mulai dibuat banyak macam serta bisa dipadu dengan lantai keramik supaya tidak berkesan monoton.

6. Jenis Ke'enam : Lantai Vinyl
Jenis Ke'enam : Lantai Vinyl
Lantai vinyl ini dalam hal penampilan desainnya begitu sangat terlihat sangat praktis untuk digunakan ketika Anda ingin merubah tampilan ruangan.

Bagian bawah material vinyl untuk lantai ini terdapat lem sebagai perekat, hampir mirip dengan wall sticker. Jadi apabila Anda katakan lah sebagai pengguna vinyl mungkin merasa bosan, maka Anda dapat melepas serta menggantinya dengan desain motif yang lain.

Pemasangan lantai vinyl pun terbilang sangat mudah dikerjakan, bahkan Anda sendiri pun bisa melakukan pengaplikasian vinyl ini. Selain itu dalam hal perawatannya pun easy (mudah) karena hampir mirip dengan yang namanya lantai keramik.

Terlebih lagi jenis lantai bahan vinyl ini sangat kuat juga tahan terhadap api serta udara, sehingga banyak dipakai pada bangunan yang bersifat publik.

7. Jenis Ketujuh : Lantai Karpet
Jenis Ketujuh : Lantai Karpet
Berbicara seputar lantai yang bisa menghangati badan, maka karpet lantai karpet adalah solusinya. Selain itu, lantai karpet mempunyai beragam macam desain, motif, serta warna yang bisa mudah menyelaraskan dengan gaya interior dalam ruangan rumah.

Desain lantai yang harus diperhatikan ketika memilih haruslah tepat dengan kesannya bisa membuat ruangan terasa lebih luas.

Lantai dengan desain karpet kalo bisa jangan diaplikasikan pada area yang basah misalnya kamar mandi oleh karena dapat menyerap banyak udara.

Selain itu karpet juga agak kurang baik jika digunakan pada kamar tidur anak oleh karena karpet bisa dengan mudah dihinggapi debu dan kotoran.

8. Jenis Kedelapan : Lantai Batu Alam
Jenis Kedelapan : Lantai Batu Alam
lantai jenis yang ketiga terdapat lantai batu alam, dimana jenis ini termasuk kedalam salah satu yang sudah teruji dalam perihal keawetannya.

Terdapat beragam macam jenis batu alam yang dapat digunakan untuk lantai ruangan manapun sesuai dengan fungsi ruang itu sendiri berdasarkan pada sifat serta teksturnya.

Meskipun lantai batu alam masih mudah dibersihkan, akan tetapi Anda tetap harus berhati-hati oleh karena batu alam bisa lebih menyerap noda dengan mudah.

9. Jenis Kesembilan : Lantai Marmer
Jenis Kesembilan : Lantai Marmer
Marmer adalah jenis lantai yang berikutnya yang bisa Anda pertimbangkan terutama ketika anda memiliki budget yang lebih.

Jenis lantai marmer bisa dibilang termasuk kategori jenis batu alam dengan harganya yang relatif lebih mahal jika disandingkan dengan jenis batu alam lainnya.

Adapun Kelebihan marmer untuk desain yakni memiliki motif dan warna yang cukup beragam serta polanya yang bisa tersambung. sehinga bisa menghasilkan desain lantai yang indah didalam satu ruangan.

Selain itu lantai marmer pun terbilang kuat dalam menahan bobot berat dan juga bisa tahan terhadap api.

Akan tetapi kelemahan dari marmer yakni mudah berjamur serta jika diaplikasian pada lantai outdoor atau exterior.

10. Jenis Kesepuluh : Lantai Batu Bata
Jenis Kesepuluh : Lantai Batu Bata
Batu bata dibikin dari tanah liat yang di bakar, sehingga menjadi batu bata sebagai bagian dari jenis lantai yang kesekian kalinya.

Tanah liat itu sendiri mudah dibentuk, termasuk bentuk meniru desain jenis lantai kayu.

Desain lantai batu bata yang terbuat dari tanah liat ini sangat cocok dipasangkan pada ruangan yang terkena banyak udara misalnya ruangan kamar mandi.

Selain dapat menghasilkan kesan yang natural serta adem, jenis lantai ini batu bata ini pun mudah dibersihkan.

Demikian ulasan tentang 10 Jenis Lantai Interior dan Exterior Untuk Bangunan Rumah Huni yang harus diketahui yang bisa kita sampaikan, terkhusus buat Anda yang sedang membangun rumah.

Semoga informasi ini bisa membantu serta dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih telah menyimak artikel ini, akhirul kata wassalam.