Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Pasang Kusen Jendela dan Pintu Rumah, Mudah Sekali Mas Bro !

Kusen Jendela serta Pintu adalah salah satu elemen rumah yang harus di pasang kan dengan cara yang baik, tepat, serta sesuai dengan rancangan rumah yang sudah dikonsepkan.
Cara Pasang Kusen Jendela dan Pintu Rumah
Coba bayangkan, andai saja rumah tak ada jendela dan pintunya, Apakah yang akan terjadi ? Bisa saja teruntuk tetangga yang tidak senang dengan kita akan menjadi sebuah celah dalam melancarkan aksinya dimalam hari atau disaat kita pergi dan rumah dalam keadaan kosong tidak ada seorang pun yang menjaga.

Apakah ada yang bisa menebak endingnya seperti apa dengan pernyataan tersebut ? Entahlah, yang pasti kita tidak akan pernah tahu isi dari hati seseorang, bahkan tetangga sekalipun. Hehe !

Pintu dan kusen jendela rumah juga bisa memberikan nilai estetika yang tinggi pada sebuah bangunan rumah.

Secara umum, rumah bisa di ibaratkan sebagai tempat untuk kita bernaung dan berlindung dari efek kondisi di alam sekitar kita, misalnya : cuaca mendung, hujan angin, hujan salju (hehe memangnya di kutub utara), serta panasnya terik matahari, dan lain sebagainya.

Nah buat para sahabat larantukagypsum.com yang hendak membangun rumah baru, maka kusen jendela dan pintu ini janganlah diabaikan, melainkan harus dipasang dengan cara yang baik dan benar yang akan segera kita kupas tuntas cara pasangnya dihalaman ini.

Jadi pada kesempatan pembuatan artikel kali ini situs larantukagypsum.com (situsnya seorang tukang bangunan) akan mencoba mengulas tentang bagaimana cara memasang kusen jendela serta pintu rumah.

Pemasangan kusen jendela dan pintu rumah ini sangat mudah dan bisa dikerjakan sendiri, yang penting ada kemauan serta mempunyai peralatan yang diperlukan untuk pasang kusen jendela dan pintu.

Pintu kusen jendela bisa dipelajari cara pemasangannya, sekalipun Anda tidak memiliki bakat tuk menjadi seorang tukang bangunan yang ahli.

Agar bisa memasangkan daun jendela dan pintu, maka harus terdapat kusen terlebih dahulu pada dinding rumah.

Biasanya pemasangan kusen dilakuan berbarengan dengan pekerjaan penyusunan dinding dengan menggunakan material batu bata seperti bata merah, batako, bata kapur putih, bata ringan, bataton, conblok, dan lain sebagainya.

Batu bata tersebut tergantung dari pemilik rumah mau menggunakan jenis yang mana untuk bisa mendirikan dinding - dinding rumah, dengan menyisakan beberapa lubang berkotak untuk kusen pada titik koordinat yang telah ditentukan dalam gambar desain rumah, sesuai dengan ukuran kusen itu sendiri.

Sehingga dengan menyisakan sebuah lubang pada dinding maka kusen bisa dipasang, alhasil jendela dan pintu pun bisa diletakan pada kusen tersebut.

A. Cara Pasang Kusen Jendela dan Pintu

Kusen jendela dan pintu ada yang terbuat dari bahan material kayu, bahkan ada juga yang dibuat dari material logam.

Untuk kusen jendela dan pintu yang terbuat dari kayu kelebihannya dapat memberikan penampilan yang indah serta hangat, karena terdapatnya tekstur serta motif serat kayu yang dirasa sungguh unik.

Motif dan tekstur pada kusen jendela dan pintu tersebut pun akan menjadi lebih menarik dilihat, jika difinishing dengan menggunakan pelapis chat khusus kayu seperti pernis, nitro collusse, politur, melamin, polyurethane, minyak kayu jati, dan lain sebagainya.

Lain halnya dengan kusen jendela pintu yang terbuat dari bahan material logam, sangatlah berbeda dengan material kayu.

Jenis logam untuk pintu jendela kusen ini biasanya dibuat dari bahan stainless steel (baja tahan karat dan ada juga yang dari bahan alumunium. Warna alami logamnya pun bisa difinishing dengan menggunakan pelapis cat khusus, namun tak dapat memunculkan tekstur dan motid serat seperti kayu.

1. Cara Pemasangan Kusen Jendela
1. Cara Pemasangan Kusen Jendela
  • mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan dan simpah di tempat yang mudah dijangkau serta aman,
  • merentangkan benang dengan lebar setengah dari ukuran batu bata bouwplank,
  • memasang bata setengah batu setinggi dasar kusen jendela,
  • merentangkan benang dengan tinggi 2 meter dari bouwplank,
  • memasangkan kusen jendelanya sesuai dengan ketinggian benang tersebut, 
  • memasangkan kusen jendela hingga tegak betul, dengan dibantu unting-unting,
  • memasang skur supaya kedudukannya bisa lebih kuat serta stabil,
  • cek ulang kembali posisi dari kusen jendela, apakah sudah dipasang dengan benar dan tepat,
  • terakhir bersihkan kotoran di sekelilingnya.
2. Cara Pemasangan Kusen Pintu
2. Cara Pemasangan Kusen Pintu
  • mempersiapkan bahan dan alat di area yang  mudah digapai serta dirasa aman, 
  • merentangkan benang dengan jarak disesuaikan dengan ketebalan kusen dan bouwplank agar bisa menentukan kedudukan kusen,
  • memasangkan sebuah angker pada kusen, 
  • silahkan dirikan kusennya, lalu tentukan ketinggian dudukan kusen untuk pintu dengan ukuran sekitar 2 meter dari ketinggian bouwplank,
  • menyetel kedudukan kusen pintu tersebut, supaya bisa berdiri tegak dengan memakai yang namanya unting -unting,
  • memasang skur agar kedudukan kusen pintu bisa stabil dan kokoh,
  • memasang patok agar kusen bisa diikat bersamaan dengan skur sehingga kedudukan kusen bisa menjadi lebih kokoh,
  • mengecek ulang kedudukan kusen pintu tersebut, lalu pastikan apakah letaknya telah sesuai dengan ketegakan serta ketinggian antara kusen dengan pintu,
  • membersihkan tempat kerja di sekelilingnya.
B. Cara Pasang Daun Pintu & Jendela

Seperti yang telah dijelaskan berdirinya pintu serta bergantungnya jendela itu oleh karena terdapatnya kusen serta daun pintu dan jendela.

Setiap kusen dipasang pastinya akan ditanamkan didalam tembok yang pekerjaan berbarengan dengan penyusunan batu bata, sedang daunnya sendiri dipasang belakangan dengan cara digantungkan atau dikaitkan pada setiap kusen daun pintu atau daun jendela.

Sehingga daun jendela dan pintu ini kenepa dapat bergeser ataupun berputar ? itu karena adanya engsel yang sudah terpasang sebelumnya.

1. Cara Memasang Daun Jendela :
  • mengukur tinggi dan lebar daun jendela,
  • mengukur tinggi dan lebar kusen jendela,
  • memotong dan mengetam daun jendela jika dirasa terlalu lebar atau jika dirasa terlalu tinggi,
  • memasang (memasukkan) daun jendela pada kusen dan menyetelnya hingga daun jendela bisa masuk dikusen dengan patokan ukuran toleransi kelonggarannya sekitar 3 milimeter (mm)  hingga 5 milimeter (mm), mau itu pada arah lebar ataupun arah tinggi,
  • melepaskan daun jendela, jika dirasa sudah pas dan sesuai dengan kusen jendela,
  • memasangkan engsel pada bagian sisi daun jendela serta tiang daun jendela, dengan ukuran seperti :
    • jarak engsel yang ditanam yakni 15 hingga 20 centimeter (cm) pada bagian tepi daun jendela dengan putaran yang horizontal,
    • atau jarak engsel yang ditanam dengan ukuran 15 hingga 20 centimeter (cm) pada bagian tepi daun pintu untuk putaran yang vertikal.
  • memasang (memasukkan) kembali daun jendelanya pada kusen, lalu stel hingga kedudukannya hingga dirasa pas, dan kemudian beri tanda di tiang kusen jendela yang bersentuhan dengan engsel, disesuaikan saja tanda penempatan jendelanya pada tiang kusen. 
  • melepaskan sebelah bagian engsel pada daun jendela dengan cara melepas pennya, kemudian pasang/tanam pada tiang kusen. 
  • memasang kembali daun jendela pada kusennya dengan menghubungkan engselnya lalu masukkan pennya hingga pas.
  • mencoba daun jendela dengan cara dibuka daun jendelanya,  lalu ditutup kembali. 
  • jika dirasa masih agak kurang pas dengan tampilan daun jendelanya, maka bisa dilepas kembali pen yang ke satu. 
  • lalu menyetel ulang kembali daun jendela hingga jendela dapat ditutup serta dibuka dengan secara baik, lurus, serta rata dan pas dengan kusen.
2. Cara Memasang Daun Pintu :
  • mengukur tinggi serta lebar dari daun pintu, 
  • mengukur tinggi dan lebar dari kusen pintu,
  • mengetam dan memotong apabila daun pintu di rasa kurang lebar atau sebaliknya dirasa terlalu tinggi,
  • memasukan (memasangkan) daun pintu pada kusennya dan menyetelnya hingga pas dengan kusen, dengan toleransi ukuran longgarnya yakni 3 milimeter hinga 5 milimeter pada posisi lebar dan pada posisi tinggi daun pintu,
  • melepaskan daun pintu kembail jika dirasa sudah pas dengan kusen,
  • memasang engsel pada sisi daun pintu dan juga pada tiang daun (kusen) pintu, misalnya :
    • untuk pintu 2 engsel beri jarak sekitar 30 centimeter (cm) dari sisi bagian bawah, serta 25 centimeter (cm) dari sisi bagian atas,
    • untuk pintu yang 3 engsel, tinggal menambahkan pada bagian sisi tengahnya saja,
  • memasang (memasukkan) kembali daun pintunya pada kusen, lalu stel hingga kedudukannya dirasa baik, dan kemudian beri tanda di tiang kusen pintu yang terdapat tersentuh dengan engsel, disesuaikan tanda penempatan pintu untuk tiang,
  • melepaskan sebelah bagian engsel pada daun pintu dengan cara melepas pennya, kemudian pasang/tanam pada tiang kusen, 
  • memasang kembali daun pintu pada kusennya dengan menghubungkan engselnya, lalu masukkan juga pennya hingga pas,
  • mencoba daun pintu dengan cara dibuka pintunya,  lalu ditutup kembali. 
  • jika dirasa masih agak kurang pas dengan tampilan daun pintunyam, maka lepas kembali pen 1, 
  • lalu menyetel ulang kembali daun pintu hingga pintu dapat menutup serta membuka dengan secara baik, lurus, serta rata dan pas dengan kusen.
C. Cara Pasang Kaca Jendela & Pintu

Memasang kaca untuk jendela ataupun pintu (jika ada) membutuhkan penanganan yang harus extra hati - hati, oleh karena kaca mudah pecah.

Pemasangan kaca pada daun pintu maupun jendela bisa dilakukan dengan berbagai maca metode atau teknik, tergantung dari ukuran kayu yang dipakai, serta material rangka daun jendela dan pintu, lalu dari fungsi juga dari ketebalan kacanya.

Apabila kaca memilik tebal kurang dari 4 milimeter (mm), maka sebaiknya dengan menggunakan sistem pemasangan rangka tempel.

Daun jendela serta Pintu pada bagian belakannya bekerja sebagai penahan kaca supaya tetap stabil serta tidak pecah.

Lalu kemudian ditambahkan beberepa lis tempel pada sekeliling kaca untuk menahan kaca agar tetap pada posisinya.

Jika tebal kaca ukurannya lebih dari 5 milimeter, bisa dengan menggunakan rangka kayu solid, dan pada bagian dalam rangka juga perlu dibuat satu jalur sebagai letak penempatan kaca. Sehinnga kaca bisa tertahan oleh lis pada setiap sisi bagian dalam rangka kayu daun jendela maupun pintu.

Cara pemasangan kaca untuk jendela dan pintu (jika ada), bisa disimak uraiannya berikut ini :
  • letakan daun pintu serta jendela dengan posisi alur terletak pada bagian atas.
  • di usahakan untuk meletakkannya disebuah meja dengan luas minimal sama dengan luas dari daun pintu jendela. 
  • atau dapat juga diletakkan pada lantai yang benar - benar rata. 
  • menghaluskan seluruh pinggiran kaca terlebih dahulu supay tidak tajam. 
  • memasangkan lembaran kaca dengan secara hati-hati, jangan lupa untuk menggunakan secarik karton atau kain pun boleh sebagai pegangan kaca. 
  • memasang paku pada list - list kayu sebelum memasang di ke 4 sisi daun pintu jendela dengan martil.
  • tempatkan selembar kain pada bagian atas permukaan kaca yang dipasang lis kayu. Tujuannya untuk menghindari goresan pada permukaan kaca.
Demikianlah pembahasan yang dapat kita samapaikan tentang Cara Pasang Kusen Jendela dan Pintu Rumah, Mudah Sekali Mas Bro ! Selamat mencoba...

Sekian dan terimakasih telah menyimak ulasan ini. Semoga artikel dapat bermanfaat, amieeen...!!