Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teknik Dasar Cara Pasang Rangka Atap Baja Ringan

Teknik Dasar Bagaimana Cara Pemasangan Atap Baja Ringan ~ Maju dan inovatif tekhnologi konstruksi bangunan saat ini, menghasilkan solusi terbaik kepada para pengguna bahan konstruksi bangunan.

Atap Baja Ringan

Pada kesemempatan pembuatan artikel kali ini kita akan membahas tentang konstruksi rangka atap baja ringan yang berfokus pada cara pemasangannya.

Pada dasarnya, pemasangan rangka atap baja ringan terdapat beberapa persyaratan teknis serta langkah kerja yang bersifat sistematis.

Selain itu khususnya dalam pemasangan kuda-kuda sebagai struktur pendukungnya (kolom atau ringbalk) harus dilakukan dengan secara cermat dan benar, supaya rangka atap baja ringan bisa terpasang sesuai dengan persyaratan teknis.

Adapun persyaratan teknis dalam pemasangan rangka atap baja ringan yang dimaksud adalah sebagai berikut :
  • Kuda-kuda harus terpasang kuat serta stabil, dengan dilengkapi sejumlah angkur (dynabolt) di ke 2 tumpuannya. 
  • Semua kuda - kuda harus tegak lurus dengan ring balok. 
  • Dalam pemasangan nok khusus untuk ketinggian apex pada setiap kuda - kuda yang di buat haruslah rata 
  • Lalu pada sisi kemiringan atap pun tidak boleh bergelombang. 
  • Harus selalu dipastikan tak ada lapisan pelindung. 
  • Pastikan juga tidak akan terjadi perubahan bentuk atau deformasi yang diakibatkan karena kesalahan ketika proses pekerjaan.
Dalam pemasangan kuda-kuda baja ringan bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni :
  1. Kuda - kuda bisa di pasang langsung pas diatas ringbalk. 
  2. Kuda - kuda dapat langsung dipasang pas atas ringbalk dengan melalui perantara wall-plate.
Untuk pemasangan kuda kuda dengan sistem tumpuan (menggunakan wall-plate) sebisa mungkin dihindari, oleh karena tumpuan dengan menggunakan wall-plate hanya bertujuan buat meratakan ringbalk (leveling) saja.

Kemudian dalam penggunaan wall-plate biasanaya akan mengakibatkan kedalaman dynabolt yang sudah ditanam didalam ringbalk akan menjadi berkurang. Selain itu didalam wall-plate terdapat ruang kosong yang bisa menyebabkan peletakan kuda-kuda nantinya menjadi tidak stabil.

Cara Pasang Rangka Atap

Pemasangan rangka atap pastinya dimulai dari perakitan kuda-kuda terlebih dahulu dengan mengikuti sejumlah langkah - langkahnya.

#Langkah Pertama : Persiapan Kerja

Langkah pertama yang harus dilalui sebelum masuk ke tahap peletakan rangka (kuda -kuda) diatas bangunan yakni melakukan persiapan kerja dulu seperti berikut ini :
  1. Siapkan rancangan gambar atap yang asli serta peletakkan kuda - kudanya. Artinya tidak boleh menggunakan gambar yang draft untuk panduan. 
  2. Persiapkan serta lengkapi semua peralatan untuk keselamatan serta kesehatan kerja.
  3. Perhatikan perihal petunjuk persyaratan dalam melakukan pekerjaan di atas ketinggian.
  4. Persiapkan alat - alat pemasangan rangka (kuda-kuda) atap misalanya : 
    • bor batrei 
    • hexagonal socket,
    • meteran, 
    • selang air (waterpass), 
    • alat penyiku, 
    • mesin pemotong besi, 
    • gergaji besi, 
    • palu, dan lain sebagainya.
#Langkah Kedua : Marking and Leveling

Setelah tahap persiapan kerja, kita lanjut ke langkah kedua yakni leveling and marking. Istilah ini dalam dunia konstruksi bangunan artinya adalah pemberian tanda elevasi atap pada patok atau apalah, yang pasti gambarannya adalah seperti berikut :
  1. Memastikan seluruh permukaan atas ring balok dalam keadaan rata dan siku, dengan menggunakan selang air (waterpass) dan penyiku sebagai alat bantu 
  2. Memastikan bahwa rangkaian cincin balok telah mengikat semua bagian bangunan dan tersambung secara benar (monolith) dengan kolom yang ada di bawahnya.  
  3. Memberi tanda posisi perletakan kuda-kuda, sesuai dengan gambar rencana atap. 
  4. Mengukur jarak antar kuda-kuda
#Langkah Kedua : Peletakan Kuda - Kuda Atap

Selanjutnya kita masuk ke tahap ketiga atau tahap pengangkatan (peletakan) kuda - kuda untuk diletakan diatas bangunan dengan langkah - langkah juga ada tips nya sebagai berikut :
  1. Sebelumnya tekadkan hati dalam mengangkat kuda-kuda agar dilakukan dengan secara hati-hati, supaya nantinya tak menyebabkan kerusakan pada rangkaian kuda-kudanya. 
  2. Memastikan mana posisi kiri dan mana posisi yang kanan agar peletakan kuda-kuda tidak terbalik.
  3. Mengontrol posisi tegaknya kuda-kuda supaya berdiri lurus dengan ringbalok, caranya bisa dengan menggunakan tali benang atau dapat juga dengan menggunakan lot.
  4. Mengencangkan kuda-kuda dengan dengan menggunakan bracket L (plat L), atau bisa juga dengan menggunakan 4 buah ulir dengan ukuran 12 – 14 x 20 HEX. 
  5. Mengencangkan bracket L pada ring balok dengan menggunakan dynabolt, bila perlu tambahkan sebuah balok untuk penopang sementara, supaya posisi kuda-kuda tidak bergeser atau berubah. 
  6. Mengulangi kembali langkah yang ke-1 hingga ke-6 sesuai dengan yang terdapat pada gambar kerja. 
  7. Memeriksa kembali jarak antara kuda - kuda mulai dari as ke pinggir (maksimum jarak kuda - kuda yakni 1,2 meter). 
  8. Memeriksa leveling (kerataan) pada semua bagian atas kuda-kuda, dan pastikan garis - garis nok nya harus mempunyai ukuran ketinggian yang sama. 
  9. Selanjutan pasang balok balok nok nya. 
  10. Memasang pengikat (bracing) diatas serta di bawah reng untuk penguat kuda - kuda agar terhindar dari angin yang tiba tiba melanda.
  11. Jika mau memakai lapisan aluminium foil, maka lapisan ini harus dipasang lebih dulu di atas rangka jurai serta kasau. 
  12. Pemasangan roof rengs (reng) dengan jarak reng disesuaikan dengan penutup atap yang dipakai.
  13. Pada setiap pertemuan antara reng dengan kuda-kuda diharuskan memakai sekrup dengan ukuran 10 - 16 × 16 sebanyak 2 buah 
  14. Memasang outrigger atau gording tambahan sesudah kuda - kuda atap yang terakhir di tumpu ringbalk.
  15. Memasang reng plafon dengan jarak antar reng plafonnya yakni 120 centimeter. reng plafon ini biasanya dipasang pada permukaan bagian atas bottom chord kuda-kuda dan harus di skrup. 
Untuk pertemuan abtara ceilling battens dengan ring balok harus diberi bantalan braket dan diperkuat dengan menggunakan 2 buah dynabolt.

Adapun fungsi dari ceilling battens itu sendiri yakni sebagai penghubung antar kuda-kuda. Lalu jika dibutuhkan, dalam penyambungan reng sebaiknya harus tepat diatas chord bagian bawah.

#Langkah Ketiga : Pemasangan penutup atap

Setelah peletakan rangka atap selesai (peletakan kuda -kuda), kini tiba saatnya masuk pada pekerjaan penutupan atapnya, dan berikut dibawah ini adalah langkah - langkahnya :
  1. Periksa ulang pemasangan kuda-kuda apakah sesuai dengan gambar, mulai dari kerataan nok hingga sampai support overhang apakah sudah terpasang dengan benar . 
  2. Jika menggunakan Aluminium Foil, maka lapisan apakah lapisan ini sudah dipasang lebih dulu di atas jurai serta kasau, 
  3. Tentukan jarak antar reng sesuai dengan penutup atap yang dipakai, lalu kemudian pekerjaan berlanjut ke pemasangan roof reng (reng) dan sekrup dengan menggunakan ukuran skrup 10 – 16 x 16 HEX.
  4. Selanjutna pasang penutup atap. Lakukan penutupan atap dalam satu jalur dulu misalnya mulai dari bawah hingga atas, lalu pindah lanjut tutup disebelahnya, dan begitu seterusnya. Selain itu usahakan pemasangan penutup atap harus lurus dengan benar supaya terlihat rapi.
Ok itulah sedikit pembahasan mengenai bagaimana cara pemasangan rangka atap baja ringan untuk. Semoga bermanfaat.